Cara 3 Menteri Jokowi ‘Jungkir Balikan’ Harga Pangan saat Puasa

Metrobata.com Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengistruksikan agar harga pangan saat memasuki bulan puasa dan Lebaran bisa ‘jungkir balik’. Sejumlah menteri terkait pun langsung merespon cepat dengan sejumlah langkah.

Seperti yang dilakukan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, dan Menteri BUMN Rini Soemarno. Ketiganya menggelar rapat koordinasi untuk penurunan harga saat puasa dan Lebaran.

Dalam rapat 3 Menteri Kabinet Kerja tersebut, disepakati untuk fokus menurunkan harga pada 4 komoditas sampai berakhirnya Lebaran nanti.

“Dalam rangka menghadapi puasa dan lebaran 2016, pemerintah komitmen menjaga ketersediaan dan harga, khususnya untuk komoditas yang harganya masih mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yaitu bawang, beras, gula, dan daging sapi,” kata Amran usai rapat di kantornya, Ragunan, Jakarta, Selasa (31/5/2016).

Bacaan Lainnya

Selain menyepakati fokus pada 4 komoditas tersebut, ketiga Menteri juga akan melakukan pengawasan ketat untuk mengurangi praktik spekulan saat bulan Ramadhan dan Lebaran.

“Pengawasan juga dilakukan untuk menghindari spekulasi, serta pengawasan terhadap penjualan produk pangan yang tidak memenuhi kesehatan dan keamanan konsumen,” jelas Amran.

“Upaya pasokan sejauh mungkin akan dimobilisasi dari hasil produksi petani dan peternak, dan menambah melalui impor sepenuhnya untuk menekan harga,” tambahnya.

Amran melanjutkan, upaya lainnya yakni melakukan operasi pasar secara masif, namun hanya menyasar pedagang perantara dengan tujuan tidak mematikan usaha pedagang kecil.

“Dalam rangka memperpendek jalur distribusi, dan memberikan akses harga yang murah kepada masyarakat, akan dilakukan OP oleh BUMN yang ditugaskan atau swasta. Mekanisme sedapat mungkin dilakukan tidak mematikan aktivitas pedagang kecil di pasar tradisional, namun memasok melalui distributor dengan harga murah dari harga pasar,” ujarnya. (mb/detik)

Pos terkait