Pemkab Karimun Anggarkan Rp 500 Juta Bantu Korban Bencana

Metrobatam.com, Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyediakan anggaran sekitar Rp500 juta sebagai pos bantuan untuk korban bencana alam.

“Dari Rp500 juta itu, mungkin tersisa Rp300 juta sampai Rp400 juta karena sebelumnya kita sudah memberikan bantuan kepada beberapa korban bencana alam,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq usai penyerahan bantuan korban angin puting beliung di Kolong Tanjung Balai Karimun, Kamis.

Bacaan Lainnya

Aunur Rafiq mengatakan, bantuan bencana alam yang telah dicairkan untuk dua masjid masing-masing di Urung, Kecamatan Kundur Barat dan Tanjungbatu Kundur.

Kemudian, bantuan untuk korban kebakaran di Sepedas pada Kamis (9/6) siang.

Anggaran tersisa tersebut, kata dia lagi, diharapkan mencukupi untuk satu tahun.

“Itu pos darurat, kita tentu tidak menginginkan adanya bencana yang menimbulkan kerugian,” kata dia.

Untuk korban puting beliung yang berjumlah 33 kepala keluarga, 32 di Kolong dan satu KK di Meral, dia mengatakan segera diberikan bantuan dari pos tersebut.

“Segera kita proses pencairannya. Jadi kita harap bersabar, karena pencairannya juga harus melalui penetapan dari gubernur,” ucap dia.

Besar bantuan, lanjut dia, tergantung klasifikasi kerusakan yang didata Dinas Sosial.

Aunur Rafiq mengaku prihatin dengan timbulnya korban dari musibah angin puting beliung yang melanda daerah setempat dalam tiga hari terakhir.

Bantuan sementara diberikan kepada para korban, adalah sembako, keperluan mandi dan selimut sambil menunggu proses pencairan dana.

Berdasarkan data Dinas Sosial, sejumlah fasilitas umum juga rusak akibat terjangan puting beliung, antara lain bangunan Mapolres Karimun yang hampir seluruh atapnya lepas dan beterbangan, Pos Polisi Perairan, Perguruan Santo Jusuf, TK Vidya Sasana dan Panggung Rakyat Putri Kemuning di Coastal Area.

Dibantu Brimob

Sementara itu, gedung Mapolres Karimun yang rusak berat akibat terjangan puting beliung pada Rabu (8/6) mulai diperbaiki dengan dibantu satu kompi Brimob yang bermarkas di Kecamatan Tebing.

“Kami terpanggil untuk bergotong royong memperbaiki kerusakan di bangunan Polres. Ini wujud kepedulian kami terhadap bencana,” kata Komandan Brimob Karimun Ipda Rizal.

Selain itu, dia juga mengerahkan anggotanya untuk membantu memperbaiki rumah warga yang rusak terkena puting beliung di Kolong.

Seorang warga Anton Manurung mengapresiasi kepedulian Brimob terhadap korban bencana.

“Saya berterima kasih ada Brimob ramai-ramai datang membersihkan rumah dan memindahkan atap yang jatuh,” kata dia.

Berdasarkan pantauan, bangunan utama Markas Polres Karimun, termasuk ruangan kerja Kapolres telah tertutup atap, hanya sebagian yang masih terbuka antara lain atap di atas ruangan Satuan Intelkam.

(antara/mb)

Pos terkait