Rupiah Desain Baru, Uang Lama Bisa Digunakan Hingga 10 Tahun

Metrobatam, Jakarta – Bank Indonesia (BI) berencana menerbitkan rupiah kertas dan logam dengan gambar 10 pahlawan baru. Pencetakan rupiah baru akan dimulai dalam waktu dekat oleh Perum Peruri.

Hingga saat ini BI belum memberikan keterangan secara resmi berapa banyak rupiah baru yang akan dicetak. Namun yang pasti, produksi rupiah kertas dan logam baru seluruhnya akan diproduksi secara bersamaan.

Bacaan Lainnya

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan rupiah kertas dan logam baru setelah masa pencetakan, masih bisa menggunakan uang lama hingga waktu 10 tahun setelah waktu peredaran.

“Uang baru diedarkan, dan jika persediaan sudah memadai rupiah lama ditarik kembali untuk dimusnahkan. Sehingga nanti pada tahun x itu BI mengumumkan bahwa emisi tahun tertentu ditarik dari peredaran, maka masyarakat diberi waktu 10 tahun,” terang Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Suhaedi, dalam jumpa pers di Gedung Thamrin BI, Jakarta Pusat, Kamis (15/9).

Ketentuan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 yang berisi perencanaan, pencetakan, dan pemusnahan dilakukan oleh BI berkoordinasi dengan pemerintah.

“Komitmen kami secara bertahap mengganti uang beredar dengan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011,” tutur Suhaedi. (mb/detik)

Pos terkait