Pelabuhan Selat Lampa Natuna Kantongi Kode Ekspor-Impor, Siap Menuju Perdagangan Internasional

NATUNA, METROBATAM.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terus mendorong Pelabuhan Selat Lampa agar dapat berperan sebagai pintu masuk perdagangan internasional. Pelabuhan strategis tersebut kini telah memperoleh kode pelabuhan yang diperlukan untuk mendukung kegiatan ekspor dan impor.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengatakan penerbitan kode pelabuhan menjadi salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan Selat Lampa sebagai fasilitas pendukung perdagangan lintas negara.

Menurutnya, proses pengajuan kode pelabuhan telah dilakukan melalui Kementerian Perhubungan hingga akhirnya diterbitkan melalui mekanisme internasional yang berkaitan dengan United Nations Economic Commission for Europe (UNECE), badan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Alhamdulillah, pemerintah daerah telah menerima kode pelabuhan ekspor-impor Selat Lampa. Sebelumnya sudah diusulkan melalui Kementerian Perhubungan,” kata Cen Sui Lan saat bertemu awak media di Ranai, Jumat (23/10/2026).

Bacaan Lainnya

Meski telah memperoleh kode pelabuhan, Cen menegaskan bahwa operasional perdagangan internasional belum sepenuhnya berjalan. Pemerintah daerah masih perlu berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan layanan, fasilitas pendukung, serta persyaratan administratif lainnya.

Menunggu Kesiapan Importir

Cen menjelaskan, sejumlah tahapan administratif dan koordinasi telah dilakukan untuk mendukung pengembangan fungsi Pelabuhan Selat Lampa. Selanjutnya, kesiapan para pelaku perdagangan, termasuk importir, menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan agar aktivitas ekspor-impor dapat direalisasikan.

Pemkab Natuna berharap seluruh kebutuhan tersebut dapat segera dipenuhi sehingga pelabuhan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung arus barang dari dan menuju wilayah Natuna.

Pemerintah daerah juga berkomitmen mendorong penyediaan fasilitas dan pemenuhan regulasi yang diperlukan agar kegiatan perdagangan dapat berlangsung sesuai ketentuan.

“Pemerintah Kabupaten Natuna akan terus mendorong pemenuhan berbagai fasilitas serta regulasi pendukung agar aktivitas ekspor-impor dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.

Berpotensi Mendorong Perekonomian Daerah

Pengembangan Pelabuhan Selat Lampa sebagai fasilitas pendukung ekspor-impor dinilai memiliki potensi untuk memperkuat konektivitas logistik dan memperluas akses perdagangan bagi Kabupaten Natuna.

Apabila didukung kesiapan operasional, fasilitas kepelabuhanan, serta keterlibatan mitra perdagangan, pelabuhan tersebut berpeluang membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk daerah.

Aktivitas perdagangan juga diharapkan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat, mendukung pertumbuhan sektor logistik, serta meningkatkan peran Natuna dalam jaringan distribusi barang regional maupun internasional.

Namun, realisasi manfaat tersebut akan bergantung pada kesiapan fasilitas dan layanan pelabuhan, pemenuhan ketentuan yang berlaku, serta keberlanjutan aktivitas perdagangan.

Karena itu, Pemkab Natuna terus mendorong koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar berbagai kebutuhan pendukung dapat dipenuhi. Dengan persiapan yang matang, Pelabuhan Selat Lampa diharapkan dapat memainkan peran lebih besar dalam memperkuat perekonomian Natuna dan membuka peluang perdagangan ke pasar yang lebih luas. (**)

Pos terkait