Sri Mulyani: Penghasut Tarik Uang Massal Harus Ditindak Tegas

Indonesian Finance Minister Sri Mulyani Indrawati speaks during a news conference in Jakarta May 21, 2008. Indrawati said on Wednesday a plan to hike fuel prices by an average of 28.7 percent is "largely final". REUTERS/Supri (INDONESIA)

Metrobatam, Jakarta – Ajakan menarik uang dari perbankan secara massal meresahkan masyarakat. Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menginginkan para penghasut tersebut ditindak secara tegas oleh aparat hukum.

Demikianlah diungkapkan Sri Mulyani, usai menjadi pembicara di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Senin (21/11). “Saya berharap mereka yang melakukan penghasutan seperti itu akan ditindak secara tegas. Karena dia melakukan suatu ancaman terhadap kepentingan masyarakat bersama,” terangnya.

Read More

Pemerintah bersama otoritas lainnya memiliki tanggung jawab untuk menjaga dana masyarakat yang disimpan di perbankan. Akan tetapi, menurut Sri Mulyani, masyarakat seharusnya juga ikut serta menciptakan ketenangan secara sosial.

“Bagi kepentingan masyarakat sendiri jaga keamanan dari uangnya sendiri di perbankan adalah penting,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani meminta segala isu yang beredar tentang penarikan massal tersebut tidak diterima begitu saja oleh masyarakat. “Sehingga tidak mengikuti berbagai anjuran yang sifatnya merusak institusi yang sangat penting di kehidupan rakyat itu adalah tanggung jawab bersama,” tukasnya.(mb/detik)

Related posts