Metrobatam, Semarang – Kantor Kas Bank Jateng di Kompleks Perkantoran Tarubudaya Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, disatroni perampok. Sebanyak enam orang diikat dan disekap dalam bank, sebelum akhirnya pelaku kabur membawa ratusan juta rupiah.
“Kami mendapat informasi yang dilaporkan pihak bank pukul 13.55 WIB terjadi kasus pencurian dengan kekerasan di Kantor Kas Bank Jateng Tarubudaya Ungaran. Karyawan ada tiga dan nasabah juga tiga orang. Mereka disekap dengan cara diikat menggunakan tali kabel dab lakban,” kata Kapolres Semarang, AKBP Kapolres Semarang, AKBP Vincentius Thirdy Hadmiarso, Kamis (18/5).
Dia mengatakan, pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang langsung masuk kantor bank dan melakukan penyekapan. Untuk melancarkan aksinya, mereka juga membawa senjata jenis airsoft gun. Setelah korban tak berdaya, pelaku menguras uang ratusan juta rupiah dan melucuti perhiasan korban.
“Kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta. Ada juga beberapa perhiasan beberapa dan jam tangan karyawan diambil pelaku. Di dalam kantor tertinggal senjata laras pendek jenis airsoft gun. Meski demikian tidak ada korban yang dilukai,” jelasnya di hadapan awak media.
Usai menguras uang dan perhiasan, keempat pelaku yang mengenakan jaket dan helm tertutup itu langsung kabur. Mereka bergegas keluar meninggalkan korban yang masih terikat dan mengendarai sepeda motor. Polisi tidak berani berspekulasi pelaku memiliki keterkaitan dengan aksi serupa yang sebelumnya terjadi di Salatiga.
“Kami tidak tahu ini (kasus perampokan) ada keterkaitan dengan daerah lain atau tidak, namun yang jelas di wilayah Kabupaten Semarang baru sekali terjadi,” pungkasnya.(mb/okezone)














