Pedagang di Seputaran BTC Tolak Digusur oleh Pemko Bukittinggi

METROBATAM.COM. BUKITTINGGI – Ratusan pedagang sayur mayur yang sehari-hari berjualan di BTC (Bukittinggi Trade Centre) mendatangi kantor DPRD Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Pada Senin (5/7/21).

Ratusan Pedagang untuk menuntut keadilan, karena adanya beredar kabar pada tanggal 7 juli 2021 akan ada pengosongan lokasi tempat mereka berjualan di Seputaran BTC, hal ini disampaikan oleh salah satu pedagang Sayur, Pit (50 tahun).

Bacaan Lainnya

Utusan massa dari pedagang diterima langsung oleh ketua DPRD Kota Bukittinggi, Herman Sofyan beserta Anggota lainnya, pedagang sayur mayur menyampaikan keputusan untuk pengosongan lokasi Seputaran BTC untuk direvisi kembali.

“Seandainya pengosongan itu terjadi, tolong carikan tempat untuk kami berjualan kembali,” ungkap Fatimah (48 tahun).

Amril Anwar, mewakili Direksi PT. Citycon selaku pengelola BTC, mengungkapkan, kalau pedagang di Seputaran BTC sudah mendapat kan izin dari PT. Citycon, karena kontrak BTC dengan Citycon sampai tahun 2026, kalau Pemko tetap ngotot untuk melakukan pengosongan Pemko harus membayar hutang sebanyak Rp.39 miliar ke pada Rebo Bank.

“Karena di saat awal pembangunan BTC, kerjasama Rebo Bank dengan Pemko dan PT. Citycon, bahkan sampai saat ini sertifikat induk masih tergadai di Rebo Bank,” terang Amri Anwar.

“Pedagang yang menyampaikan aspirasinya di DPRD Kota Bukittinggi, beserta perwakilan PT.Citycon, berharap Pemerintah jangan terlalu Arogan kepada rakyat kecil, karena pedagang-pedagang kita yang berjualan di Seputaran BTC, sampai saat ini sudah tertib,” pungkas Amril Anwar.

Di akhir tuntutan yang disampaikan antara pedagang, dan DPRD beserta Perwakilan Direksi Citycon, sepakat untuk melanjutkan aktivitas perdagangan, dan berharap kepada Pemko untuk merivisi kembali keputusan untuk pengosongan seputaran BTC. (Basa)

Pos terkait