ASN RSUD Ditemukan Tewas Tergantung, Ini Kata Direktur RSUD M Sani Karimun

Direktur RSUD Muhammad Sani, Rosdiana saat menggelar press release di lantai 3 perkantoran RSUD Muhammad Sani, Minggu (22/1/2024)

METROBATAM.COM, KARIMUN – Dalam press release Direktur RSUD Muhammad Sani, Dr Rosdiana memberikan keterangan terkait meninggalnya Aparatus Sipil Negara (ASN) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani telah ditemukan tewas tergantung pada Minggu 20 Januari 2024.

Atas meninggalnya Dardirwan ( 44 ) sangat dirasakan seluruh karyawan RSUD, sosok beliau cukup baik sopan dan santun, akan tetapi duka yang mendalam sangat dirasakan oleh istri dan anak-anaknya.

Da (44) ASN bertugas sebagai teknisi listrik di RSUD Muhammad Sani, ditemukan tewas tergantung oleh rekan kerjanya, pada hari Sabtu 20 Januari 2024 sekitar pukul 18.20 WIB.

Polres Karimun menduga atas kematian Dardirwan murni gantung diri dengan menggunakan tali, pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Bacaan Lainnya

“Salah seorang ASN di RSUD Muhammad Sani berinisial DA (44) ditemukan dalam keadaan gantung diri di lantai 6, saya ditelpon dan dilaporkan adanya kejadian tersebut,” kata Direktur RSUD Muhammad Sani, Rosdiana, saat menggelar press release di lantai 3 perkantoran RSUD Muhammad Sani, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Menurut keterangan direktur RSUD Muhammad Sani, Rosdiana mengatakan, korban memiliki dua orang anak, Almarhum telah bekerja di RSUD Muhammad Sani ini selama 19 tahun.

“Almarhum dikenal baik, sopan, pendiam rajin beribadah,” ujar Rosdiana.

Dalam konferensi pers ini turut hadir dari personil kepolisian sektor (Polsek) Tebing.

Menurut keterangan dari direktur RSUD Muhammad Sani, korban rutin berobat ke dokter spesialis psikiater dan kontrol hingga Januari 2024.

“6 tahun yang lalu korban mengeluhkan kesehatannya dan sulit untuk tidur, pihak RSUD pernah memberikan cuti selama 6 bulan kepada korban untuk pemulihan, pada tanggal 27 Januari 2024 ini, korban akan menunaikan ibadah Umroh,” pungkas Direktur RSUD Muhammad Sani, Rosdiana.

Sementara dr. Zulfikar, selaku dokter psikiater menyebutkan berdasarkan diagnosa medis diketahui DA mengalami depresi tetapi masih tergolong belum berat , tetapi belakangan ini memang ada kecenderungan almarhum ingin mengakhiri hidup. (Af)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *