METROBATAM.COM, KARIMUN- Peristiwa menggemparkan masyarakat kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan (Kepri), dalam satu hari telah terjadi dua kasus gantung diri pada hari Rabu 3 Juli 2024.
Pertama peristiwa gantung diri terjadi RT 03/RW 01, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun warga dihebohkan telah terjadi gantung diri seorang ibu rumah tangga bernama Ratih Mahar Lawaty Rambey berusia 30 tahun warga asal Kota Tanjung Pinang, korban tewas tergantung dalam kamar rumahnya sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban telah memiliki dua orang anak, anak pertama berusia 7 tahun dan anak kedua berusia 3 tahun, korban tewas tergantung di dalam kamar rumahnya.
“Korban pertama kali ditemukan oleh salah satu tetangganya sekitar pukul 14.00 WIB, pada saat itu suami korban sedang bekerja, orang tua dan anak-anaknya sedang tidak berada di rumah,” ujar Mansur Ketua RT 03.
“Korban dengan tetangga mempunyai hubungan sangat baik, dan tidak pernah ada kejadian atau pun cekcok terhadap tetangganya,” ucap Mansur.
“Penyebab tewasnya seorang ibu rumah tangga tersebut belum diketahui, almarhumah dikenal baik terhadap tetangga sekitar rumahnya,” kata Mansur.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP M. Debby Tri Andrestian saat ditemui di TKP juga belum memberikan keterangan apa motif utama wanita muda tersebut nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Kasus kedua juga sama gantung diri terjadi di RT 001/Rw 002, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, korban bernama Ahmad berusia 42 tahun laki-laki, korban tewas gantung diri di dalam rumahnya sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban ditemukan pertama kali oleh adiknya, sedangkan untuk penyebab belum diketahui.
Terhitung dari awal tahun 2024 sampai saat ini telah terjadi 7 orang kasus gantung diri di Karimun.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kedua peristiwa gantung diri tersebut. Jenazah kedua korban masih diperiksa di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun. (Af)














