Bakso Jodo Mas Nur Siap Buka di Shelter Alun-alun Kejaksan

METROBATAM.COM, CIREBONNurhadi, pria paruh baya asal Malang, Jawa Timur, telah menghabiskan lebih dari separuh hidupnya untuk satu profesi: berjualan bakso. Sudah 30 tahun ia menggantungkan hidup dari dagangan bakso yang kini dikenal dengan nama “Bakso Jodo Mas Nur.”

Saat ditemui di lapak dagangannya, Nurhadi bercerita panjang mengenai perjalanan usaha bakso yang ia rintis sejak muda. Usaha ini tidak selalu mulus. “Ada pasang surutnya, kadang ramai, kadang sepi,” ujarnya sambil tersenyum mengenang masa-masa sulit.

Namun, berkat bumbu racikan sendiri, keuletan, serta semangat pantang menyerah, usaha Bakso Jodo mampu bertahan hingga kini. “Ikhtiar itu harus terus jalan. Alhamdulillah, pelanggan makin banyak dan tetap setia,” tuturnya.

Nurhadi mulai berjualan bakso pada tahun 1995, awalnya dengan cara berkeliling di area Pasar Kalitanjung. Memasuki tahun 2000-an, ia mulai memilih lokasi mangkal di depan pasar, kemudian berpindah-pindah ke beberapa pangkalan lain di kawasan tersebut. Perlahan tapi pasti, nama Bakso Jodo semakin dikenal masyarakat sekitar Kalitanjung.

Bacaan Lainnya

Kini, menjelang akhir tahun, Nurhadi membawa kabar gembira bagi para pecinta kuliner bakso. Ia memastikan bahwa Bakso Jodo Mas Nur akan membuka lapak resmi di Shelter Kulineria Alun-Alun Kejaksan.

“Silakan mampir nanti ke Bakso Jodo Mas Nur di Shelter Kulineria. InsyaAllah rasanya tetap sama, khas bumbu sendiri,” ujarnya sambil berpromosi.

Dengan ciri khas rasa yang kuat, pengalaman panjang, dan pelanggan setia yang terus bertambah, Bakso Jodo Mas Nur diharapkan menjadi salah satu daya tarik kuliner baru di kawasan Alun-Alun Kejaksan.(JdR)

Pos terkait