BINTAN, Metrobatam.com – Kepala Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Suhenda, memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media Metrobatam.com terkait pemberitaan dugaan surat ganda di wilayahnya.
Hingga berita lanjutan ini diterbitkan, Kades Suhenda tidak memberikan jawaban apapun atas konfirmasi yang dilayangkan redaksi.
Padahal dalam pemberitaan sebelumnya berjudul “Surat Ganda di Toapaya Selatan, Anas Tupang: Kami Dikibuli Janji Kades” yang tayang pada September 2026, Kades Suhenda disebut sebagai pihak yang menandatangani dua surat tanah di lokasi yang sama dan sempat memberikan janji penyelesaian kepada warga, namun tak terealisasi.
Sebagai bentuk keberimbangan berita dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik, redaksi Metrobatam.com telah berupaya melakukan konfirmasi ulang kepada yang bersangkutan.
Berdasarkan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diterima redaksi, awak media telah mengirimkan link berita tersebut pada pukul 01.49 WIB dan telah dibaca (centang dua biru).
Upaya konfirmasi kembali dilakukan pada siang harinya. Pada pukul 12.08 WIB redaksi mengirimkan pesan: “Assalamu’alaikum pak kades” dan pada pukul 12.09 WIB: “Ijin Mau minta tanggapannya pak kades”.
Redaksi juga melakukan panggilan suara WhatsApp pada pukul 12.09 WIB, namun panggilan tersebut tidak dijawab dengan keterangan “Tidak dijawab”.
Hingga lebih dari 10 jam setelah pesan pertama dibaca, tidak ada balasan apapun dari Kades Suhenda.
Sikap bungkam seorang pejabat publik saat dikonfirmasi wartawan sangat disayangkan. Padahal konfirmasi adalah hak jawab yang dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Terkait dugaan surat ganda tersebut, sebelumnya Ketua LAMI Kepri Datok Agus Ramdah juga sempat mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan menyelidiki keabsahan tanda tangan dan stempel Kades yang ada di dua surat tersebut.
Redaksi Metrobatam.com masih membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada Kades Toapaya Selatan Suhenda untuk memberikan klarifikasi terkait persoalan ini agar pemberitaan berimbang.
Penulis: Tim Redaksi














