AGAM, METROBATAM.COM — Gerak cepat ditunjukkan personel piket Polsek Banuhampu Sei Puar dalam merespons peristiwa kebakaran yang melanda satu unit rumah semi permanen di Jorong Pandan Gadang, Nagari Sungai Tanang, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Selasa (8/9/2026).
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.52 WIB dan menghanguskan rumah semi permanen milik Reni (33), warga setempat, yang diketahui berasal dari Suku Sikumbang dan sehari-hari bekerja sebagai petani.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Eriyanto (45), seorang petani yang saat itu sedang melintas di sekitar lokasi. Saksi melihat kepulan asap yang berasal dari rumah korban. Setelah diperhatikan, api ternyata telah membakar bagian rumah tersebut.
Melihat kondisi tersebut, Eriyanto kemudian memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar. Informasi kebakaran selanjutnya diteruskan dengan menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Agam untuk mendapatkan penanganan secepatnya.
Mendapat informasi tersebut, sekitar pukul 11.55 WIB, petugas piket Polsek Banuhampu Sei Puar di bawah pimpinan Kapolsek Banuhampu Sei Puar AKP Syafri, S.H., M.M., bersama empat unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam tiba di lokasi.
Petugas kepolisian bersama personel pemadam kebakaran dan masyarakat sekitar langsung melakukan upaya pemadaman guna mencegah api semakin meluas serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya korban maupun kerusakan terhadap bangunan di sekitar lokasi.
Berkat respons cepat petugas dan kerja sama masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB.
Rumah yang terbakar diketahui berukuran kurang lebih 6 x 9 meter. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta.
Sementara itu, terkait penyebab pasti kebakaran, hingga berita ini diturunkan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sumber awal api dan faktor yang menyebabkan terjadinya kebakaran.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan kondisi instalasi listrik, peralatan rumah tangga, serta sumber api lainnya dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah.
(Basa)














