METROBATAM.COM, BATAM – Menyambut peringatan World Cleanup Day 2026, Riahi Villas by Swiss-Belhotel Nirup Island menegaskan komitmen keberlanjutan lingkungan melalui aksi nyata pembersihan kawasan pesisir di Pulau Nirup, Kota Batam, pada Kamis (17/9/2026).
Gerakan ini diselenggarakan sebagai bagian dari aksi lingkungan global berbasis komunitas yang bertujuan mendorong kesadaran masyarakat serta menghentikan ancaman krisis sampah dunia dari wilayah pesisir.
Aksi bersih pantai ini mengusung semangat “We contribute to a healthy, waste-free world” (Kami berkontribusi bagi dunia yang sehat dan bebas sampah).
Dalam pelaksanaannya, Riahi Villas berkolaborasi dengan Nirup Island Management, Citra Buana Prakarsa, serta jaringan hotel di bawah naungan Swiss-Belhotel International se-Kota Batam.
Sepanjang garis pantai Pulau Nirup, para peserta menyisir dan mengumpulkan berbagai material sampah yang terbawa arus laut maupun terdampar di pesisir, seperti limbah plastik hingga puntung rokok.
Seluruh material sampah yang berhasil terkumpul kemudian dipilah berdasarkan kategori guna memastikan proses penanganan dan daur ulang dapat berjalan secara tepat.
Langkah ini tidak hanya bertujuan menjaga estetika dan kebersihan panorama pantai, tetapi juga meminimalkan risiko bahaya bagi biota laut dari ancaman mikroplastik serta keterperangkapan sampah.
Resort Manager Riahi Villas by Swiss-Belhotel Nirup Island, Nur Arifin, menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang sistematis dalam menjaga kelestarian kawasan bahari.
“Pengelolaan sampah yang tepat, termasuk melalui pemilahan dan daur ulang, membantu mencegah sampah kembali mencemari laut. Bagi kami, upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga keindahan alam, ekosistem pesisir, serta keberlanjutan destinasi bagi generasi mendatang,” ujar Nur Arifin, Senin (21/9/2026).
Sebagai destinasi vila privat bertagline “Your Island Healing Escape Destination”, Riahi Villas terus mendorong praktik pariwisata ramah lingkungan.
Lewat inisiatif sederhana dari Pulau Nirup ini, seluruh pihak yang terlibat berharap dapat menginspirasi perubahan pola pikir dan aksi pelestarian lingkungan yang lebih luas di masa depan. (Ilh4m)














