Pelabuhan Selat Lampa Sah Berstatus Internasional, Bupati Cen Rangkul Eksportir

METROBATAM.COM, NATUNA – Pelabuhan Selat Lampa di Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, membuka peluang baru bagi pengembangan perdagangan lintas negara. Pemerintah Kabupaten Natuna terus mendorong pemanfaatan pelabuhan tersebut sebagai pintu ekspor-impor untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mendorong keterlibatan pelaku usaha dan eksportir agar potensi perikanan serta komoditas lokal Natuna dapat menembus pasar internasional secara langsung.

Penetapan status Pelabuhan Selat Lampa sebagai pelabuhan internasional didasarkan pada surat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI Nomor AL.301/II/14/DP-25 tertanggal 1 Juli 2025. Kebijakan ini menjadi langkah awal untuk memperluas akses perdagangan Natuna ke negara-negara tetangga.

Pemerintah daerah berharap keberadaan pelabuhan tersebut dapat memangkas rantai distribusi, memperluas pasar hasil tangkapan nelayan, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Rangkul Eksportir, Perkuat Ekonomi Daerah

Cen Sui Lan mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, eksportir, dan instansi terkait agar peluang perdagangan internasional dapat dimanfaatkan secara optimal.

Komoditas perikanan menjadi salah satu sektor yang berpotensi dikembangkan, mengingat Natuna memiliki sumber daya laut yang besar. Selain hasil perikanan, komoditas unggulan lainnya juga berpeluang dipasarkan ke luar negeri sesuai persyaratan perdagangan yang berlaku.

Langkah ini diharapkan memberikan dampak berantai terhadap perekonomian daerah, mulai dari peningkatan nilai jual hasil produksi masyarakat hingga terbukanya kesempatan kerja di sektor logistik, transportasi laut, dan jasa pendukung perdagangan.

Infrastruktur dan Layanan Pendukung Terus Disiapkan

Meski telah memperoleh penetapan status internasional, pengoperasian kegiatan ekspor-impor secara optimal masih membutuhkan kesiapan fasilitas dan layanan lintas batas.

Sejumlah aspek yang perlu dipersiapkan meliputi sarana pelabuhan, sistem logistik, pelayanan kepabeanan, imigrasi, karantina, serta pemenuhan ketentuan administrasi perdagangan internasional.

Karena itu, pengembangan Pelabuhan Selat Lampa tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga kesiapan sistem pelayanan dan koordinasi antarlembaga.

Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif eksportir, Pelabuhan Selat Lampa diharapkan berkembang menjadi salah satu simpul perdagangan strategis di kawasan perbatasan Indonesia.

Ke depan, optimalisasi pelabuhan ini diharapkan mampu memperkuat daya saing produk Natuna, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau, khususnya di wilayah perbatasan.

Pos terkait