Auditor BPK RI Tantang Ahok Duel di Bundaran HI Sampai Mampus

Seorang pria yang mengaku sebagai auditor BPK RI yang bernama Imam Supriyadi menantang Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk berduel di Bundaran HI.

Video yang diunggah di situs YouTube berdurasi 5:51 menit itu sudah dilihat 4.481 viewers sejak pertama kali diunggah pada Rabu (14/4/2016) oleh pemilik akun berinisial ‘Berita Terkini’.

Bacaan Lainnya

Dalam video tersebut Imam mengatakan dirinya adalah orang yang masuk ke dalam ruangan Ahok dan menggeledahnya dalam ruangan.

“Ingatkah kamu, Ahok? Saya orang yang pernah periksa ruangan Anda. Saya tahu siapa Anda sebenarnya. Saya punya semua data-data Anda,” tegasnya di dalam video tersebut.

Di video tersebut, pria ini mengenakan topi bertuliskan BPK RI. Dia juga menyampaikan bahwa Hary Aziz Azhar (Ketua BPK saat ini) merupakan atasannya yang tidak pantas untuk ditantang oleh Ahok.

“Hary Azhar itu atasan saya, kamu tidak pantas. Lawan saya, saya tidak takut, saya tunggu kamu Ahok di Bundaran HI untuk berduel dengan saya,” jelasnya.

Pria yang mengaku bernama Imam Supriadi ini juga mengancam menggantung Ahok. “Anda jangan sok berkuasa, Anda orang asing di sini , saya pribumi asli m****m b****i. Hadapi saya Ahok, lihat peci saya ini BPK RI, teman-teman Anda sudah memaki maki saya, tapi saya tidak takut,” ujar Imam.

Melalui video yang diunggah akun Guru Laghima di Youtube, Imam menuduh Ahok telah menggelapkan uang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebesar Rp664 juta.

“Anda menggunakan uang PDAM sebesar 664 juta yang saya tuduhkan dan Anda tidak siarkan di ruangan Anda itu, saya lupa memvideokan dan lupa memfoto anda,” ujar pria tersebut

” …. saya Imam Supriadi adalah auditor BPK yang pernah memeriksa Anda. Mulut Anda kotor. B*****t kau Ahok, apakah kau siap digantung di monas seperti Anas Urbaningrum?”katanya.

“Jika tidak, saya yang akan menggantung Anda, catat itu! kalau mau hubungi saya silakan datang saja , data-data di Facebook saya lengkap, sekali lagi saya tantang Anda duel sampai mampus dan jangan mengerahkan massa, siapkan saksi Anda, sekian dan terima kasih wassalamualaikum WR WB,” ujar Imam.

Sumber Tribunnews

Pos terkait