Duet Risma-Anies Bisa Kalahkan Ahok, PDIP: Dukungan ke Risma Kuat

Metrobatam, Jakarta – Survei yang dirilis Poltracking Indonesia menunjukkan duet Tri Rismaharini-Anies Baswedan berpeluang mengalahkan cagub DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama. PDIP pun terus memantau perkembangan terkini menjelang pendaftaran cagub DKI.

“Ya kita memonitor perkembangan hasil survei dan aspirasi masyarakat. Karena faktor Risma ini kan sebenarnya sudah kita lihat dari beberapa waktu lalu dan dukungannya cukup kuat,” kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira kepada detikcom, Jumat (16/9).

Bacaan Lainnya

Andreas menuturkan Wali Kota Surabaya itu juga mendapatkan penilaian cukup baik dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Karena itu peluang Risma diusung ke Pilgub DKI sebenarnya terbuka lebar.

“Risma adalah salah satu kader terbaik sehingga dia diundang untuk memberikan success story-nya pada sekolah partai,” kata Andreas.

PDIP kemungkinan akan mengumumkan pasangan cagub-cawagub DKI di last minute jelang pendaftaran. Sampai saat terakhir PDIP masih mendengarkan masukan dari survei dan aspirasi masyarakat.

“Ya memang banyak aspirasi yang masuk, ya mata telinga kita memantau dan memonitor berbagai pandangan dan pendapat yang politis maupun yang genuine dari masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan survei yang dilakukan lembaga survei Poltracking Indonesia menunjukkan hasil mengejutkan. Pasangan Tri Rismaharini dan Anies Baswedan diperkirakan bisa mengalahkan Ahok di Pilgub DKI 2017 mendatang.

“Dalam simulasi dua pasangan (head to head), elektabilitas pasangan Risma-Anies unggul dibandingkan pasangan Ahok-Heru. Meski jika mengacu pada margin of error posisi kedua pasangan itu sama, namun posisi petahana dalam hal ini relatif lemah. Temuan ini menandakan petahana sangat mungkin dikalahkan pasangan Risma-Anies,” kata Direktur Eksekutif dan Riset Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, dalam paparan hasil survei di Restoran Bumbu Desa, Jl Cikini Raya No 72, Jakarta, Kamis (15/9).

Survei ini dilakukan tanggal 6-9 September 2016. Populasi survei adalah warga negara Indonesia di Provinsi DKI Jakarta yang punya hak pilih. Penarikan sampel menggunakan teknik multistage random sampling. Jumlah sampelnya 400 responden dengan margin of error 4,95 persen pada tingkat kepercayaan 95%.

Selain dengan Anies, Risma juga bisa berpasangan dengan Sandiaga Uno untuk mengalahkan Ahok. Berikut simulasi Pilgub DKI versi Poltracking Indonesia:

Tri Rismaharini-Anies Baswedan (37,95%) vs Basuki Tjahaja Purnama -Heru Budi Hartono (35,64%). Tidak menjawab : 26,41%.

Tri Rismaharini-Sandiaga Uno: 38,21% vs Basuki Tjahaja Purnama-Heru Budi Hartono (24,87%). Tidak menjawab: 24,87%

Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (44,62%) vs Yusril Ihza Mahendra-Sandiaga Uno (14,86%). Tidak menjawab:26,92%

Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (41,54%) vs Sandiaga Uno-Saefullah (27,18%). Tidak menjawab: 31,28%

Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (37,95%) vs Anies Baswedan-Sandiaga Uno (36,38%). Tidak menjawab 25,67%.(mb/detik)

Pos terkait