Bright PLN Batam Terbuka Kepada Masyarakat untuk Berdiskusi untuk Membahas Masalah Tarif dan Pelayanan

Samsul Bahri Corporate Secretary Bright PLN Batam

Metrobatam.com, Batam – Bright PLN Batam, terbuka kepada siapapun masyarakat di Kota Batam untuk berdiskusi untuk membahas masalah tarif dan pelayanan listrik. Samsul Bahri Corporate Secretariat Bright PLN Batam menyampaikan terkait polemik kenaikan tarif dasar listrik, PLN Batam membuka diri kepada masyarakat yang ingin mengetahui untuk berdiskusi.

“Agar masyarakat mendapatkan informasi yang tepat, kami PLN Batam membuka diri untuk di ajak berdiskusi bagi masyarakat yang ingin mengetahui adanya kenaikan tersebut. Silahkan hubungi kami terlebih dahulu,”ucap Samsul, Jumat (3/3/2017) pagi.

Read More

Dalam diskusi ini, Syamsul menjelaskan secara umum, terkait informasi kenaikan listrik dari Rp 960 per KWH ke harga Rp 1352 per KWH atau posisi 47 persen akan beraplikasi pada tagihan listrik pemakaian warga dikisaran Rp 70 ribu an. 
 
” Jika sebulan pembayaran listrik Anda Rp 350 ribuan, maka kenaikannya mungkin dikisaran Rp 70 ribuan, untuk pemakaian rumah tangga. Bisa saja lebih murah, kalau pelanggan lebih hemat,” ujar Syamsul Bahri.
 
Dalam diskusi ini, pertanyaan pertanyaan seputar kenaikan listrik serta ada rencana masyarakat akan demo, menurut Syamsul pihak PLN juga terbuka.
 
” Hak masyarakat untuk unjuk rasa, dan itu dilindungi undang undang,” jelas Syamsul.

Bright PLN Batam, lanjut Samsul, disini hanya sebagai operator yang menjalankan perintah sesuai dengan aturan yang ada. Dimana mengingat biaya pokok penyediaan tenaga listrik saat ini adalah Rp.1278 sehingga di lakukan pengajuan kepada Pemerintah beberapa waktu lalu. Dimana kenaikan tarif dasar ini di ajukan semenjak terakhir di 2008.

“Pengajuan kenaikan tarif dasar tersebut kemudian oleh Pemerintah di lakukan pembahasan bersama DPRD dan pihak terkait lainnya. Bahkan Kami juga telah memberikan data dan melakukan hearing beberapa kali terkait hal tersebut,”ungkap Samsul.

“Keputusan akan kenaikan tarif dasar tersebut merupakan keputusan Pemerintah dan Bright PLN Batam sebagai operator,”ulang Samsul.

Berdasarkan perhitungan dengan kenaikan tersebut, maka di perkirakan pembayaran listrik akan terjadi kenaikan di angka Rp.70.000 sampai Rp.100.000.

“Namun dengan adanya penghematan pemakaian listrik maka kenaikan tersebut tidak akan terasa,”jelas Samsul.

 

Mb/Mk/Wk

Related posts