oleh

Interpol Keluarkan Perintah Penangkapan 3 WN China di Kasus Depo BBM Batam

Metrobatam, Jakarta – Interpol mengeluarkan Red Notice atau perintah penangkapan terhadap tiga boss minyak asal China. Tiga orang itu diduga menipu perusahaan Indonesia di Batam sebesar USD 1.582.861.

Ketiga orang tersebut adalah Zhang Jun, Feng Zhigang, dan Ye Zhijun.

“Kasus penipuan/penggelapan dalam jabatan. Perusahaan Indonesia PT Mas Capital Trust dengan perusahaan China, Sinomart. Mendirikaan perusahaan gabungan dengan nama PT West Point Terminal,” ujar Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di kompleks Mabes Polri Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Rabu (22/3).

Perusahaan Sinopec melalui anak perusahaannya, Sinomart KTS Development Limited ingin membangun depo BBM di perairan Indonesia. Sinomart memiliki saham 95 persen, sedangkan PT Mas Capital Trust memiliki 5 persen saham.

Martinus menjelaskan, Polda Kepulauan Riau telah menetapkan dua direksi dan satu komisaris PT West Point Terminal sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan dana perusahaan. Tiga orang tersebut merupakan perwakilan dari Sinomart yang diduga menggelapkan dana sebesar US $ 1.582.861.

“Permohonan red notice (kepada Interpol) dikirim tanggal 21 Februari 2017,” ungkapnya.

Red notice Zhang Jun dan Feng Zhigang keluar tanggal 28 Februari 2017. Sedangkan red notice untuk Ye Zhijun keluar pada 1 Maret 2017.

“Kerugian dari perusahaan Indonesia US $ 1,5 juta, yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ketiga orang tersebut tidak pernah kembali lagi,” pungkas Martinus.
(mb/detik)

News Feed