Cegah Narkoba di Perbatasan, BNN Minta Bantuan Tito Karnavian

Metrobatam, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) bakal melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri terkait pencegahan narkoba di perbatasan negara. Selama ini daerah-daerah perbatasan rawan digunakan sebagai jalur penyelundupan narkoba.

Hal itu disampaikan usai pertemuan Kepala BNN Heru Winarko dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tito Karnavian.

Bacaan Lainnya

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan pihaknya menyoroti penyelundupan narkoba di sepanjang pantai timur Sumatera. Arman menyebut sepanjang kawasan pantai yang berbatasan dengan negara lain itu sebagai zona merah.

“Daerah pantai timur Sumatera, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, sampai ke Lampung terus ke atas, ke arah Kalimantan, Riau, Kepulauan Riau. Nah ini adalah perbatasan-perbatasan yang sangat rawan,” kata Arman usai pertemuan Heru dengan Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (30/1).

Arman berkata BNN saat ini memprioritaskan pemberantasan narkoba di jalur perbatasan negara. Sehingga mereka membutuhkan peran BNPP untuk mengoordinasikan kebijakan tersebut.

Dia bilang banyak kementerian/lembaga yang punya kewenangan di daerah perbatasan. BNN berharap Tito dan jajarannya bisa mengoordinasikan lembaga-lembaga itu agar mencegah penyelundupan narkoba.

“Zona rawan itu mutlak memang sekarang kita harus awasi. Oleh karena itu kita bekerja sama dengan Angkatan Laut, Bakamla, KKP, kepolisian, BNPP juga stakeholder yang lain termasuk para nelayan kita,” ujar Arman.

Adapun kerja sama BNN dengan BNPP untuk pencegahan narkoba di zona merah ini akan dimulai bulan depan. Mereka akan mengadakan pelatihan manajemen perbatasan kepada aparatur daerah.

Di kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar menyebut Tito mendukung usulan tersebut. Dia mengatakan eks Kepala Polri itu punya perhatian khusus terkait pengelolaan perbatasan.

“Pak Mendagri selaku Kepala BNPP, sangat mendukung usulan Pak Kepala BNN dan tim supaya nanti ada sinergi bagaimana unsur-unsur terkait, nanti di pos lintas batas menjadi sinergi tim terpadu,” ucap Bahtiar. (mb/cnn indonesia)

Pos terkait