DPR Saran Jemaah Haji RI Tak Kontak dengan Jemaah China

Metrobatam, Jakarta – Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyiapkan langkah-langkah untuk melindungi jemaah haji asal Indonesia agar tidak terpapar Virus Corona (2019-nCov) saat menunaikan ibadah haji.

Ia pun menyarankan Kemenag membuat skema agar jemaah asal Indonesia tidak melakukan kontak langsung dengan jamaah asal China.

“Mungkin kan di sana ada dari China, atau sekitar China, atau mungkin negara yang dalam perkembangannya ke depan ada terdampak [Virus Corona] untuk diantisipasi agar singgungan ataupun kontak sesama jemaah di Tanah Suci itu bisa diperketat, diatur sedemikian rupa agar jamaah Indonesia bisa terlindungi secara langsung,” kata Yandri saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (30/1).

Politikus PAN itu menyebut itu akan ia sampaikan langsung kepada Fachrul dalam Rapat Kerja Penetapan dan Pengesahan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji hari ini. Ia juga akan mendengar strategi yang hendak diterapkan Kemenag terkait hal itu.

Yandri juga menyarankan Pemerintah untuk berkomunikasi dengan pemerintah China. Dia berharap China bisa menunda pemberangkatan haji tahun ini.

“Saya kira perlu ada komunikasi antara Duta Besar Indonesia dengan Republik Rakyat China. Kalau ada [jamaah haji asal China], kita sarankan, mungkin lewat OKI, menyarankan itu dibatalkan dulu keberangkatan. Itu salah satu yang paling tepat agar tidak menyebar ke mana-mana,” tuturnya.

Tahun ini, Indonesia mendapat kuota haji sebanyak 221 ribu orang dari Kerajaan Arab saudi. Jumlah tersebut terdiri dari 204 ribu jamaah haji reguler, sedangkan 17 ribu orang jamaah haji khusus. Indonesia juga sedang melobi Saudi untuk mendapat jatah 10 ribu kuota tambahan. (mb/detik)

Loading...

Related posts