Beredar Informasi BBM di Kecamatan Selayar Langka, Ini Tanggapan Nelayan di Penuba

Metrobatam, Lingga – Sempat beredar di pemberitaan di beberapa media Online yang terbit pada hari Selasa (14/09-2021) mejabarkan bahwa seakan-akan “di Penuba Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, telah terjadi kelangkaan BBM jenis Solar”, membuat banyak masyarakat dan nelayan di Kecamatan selayar merasa heran.

Semulanya masyarakat Penuba khusunya dan masyarakat Kecamatan Selayar pada umunya, menjadi heran karena, BBM jenis Solar tersebut tidak langka, nelayan tidak ada yang tidak melaut, foto kapal nelayan tersebut nyandar itu adalah setelah baru pulang dari melaut.

Bacaan Lainnya

Apa lagi, pemberitaan tersebut berasal dari nara sumber bernama Asril yang bukan berprofesi dan beraktifitas sebagai nelayan, akan tetapi kononnya berprofesi sebagai Jurnalis alias Wartawan yang juga berdomisili di Desa Penuba.

Seharusnya dia yang menulis pemberitaan, bukan menyuruh wartawan lain yang memberitakan, dan (Asril-red) menjadi nara sumber yang di ketahui juga bukan sebagai tokoh pemuda.

Dengan pemberitaan yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, berpotensi mengarah kepada pemberitaan Hoax, berpotensi menyebarkan Fitnah serta mengarah kepada suatu perbuatan yang tidak menyenangkan yang berasal dari nara sumber tidak berkompeten, akan dapat juga menimbulkan kekeliruan penilaian masyarakat terhadap Jurnalis khususnya kepada awak media yang merilis pemberitaan dimaksud.

Untuk itu, masyarakat tidak menyalahkan awak media yang merilis pemberitaan tersebut, namun masyarakat berharap agar pihak penegak hukum segera memanggil saudara Asril untuk dimintai keterangan. Kenapa Asril yang harus dipanggil pihak penegak hukum, karena dia (Asril-red) yang bisa menjelaskan secara detail terkait pemberitaan yang ditulis oleh Jurnalis.

Pada hari yang sama, usai membaca berita dari dua media Online berbeda dengan judul yang sama yakni ;” KELANGKAAN BAHAN BAKAR MINYAK SOLAR DI LINGGA DIPERTANYAKAN ?” serta isi pemberitaan yang hampir sama pula, maka hari Selasa (14/09-2021), tepatnya pada pukul 12.05 siang, awak media kami melakukan konfirmasi kepada sebagian besar nelayan di desa Penuba, Kecamatan Selayar.

Dari hasil konfirmasi beberapa awak media kepada nelayan-nelayan dimaksud, hampir senada mereka (nelayan-red) mengungkapkan bahwa “tidak benar itu kelangkaan itu pak, buktinya, ini kapal kami baru pulang dari melaut.” Ucap salah seorang nelayan.

Awalludin

Pos terkait