Ungkap Korupsi Insentif Nakes, Anggota DPRD Apresiasi Kinerja Kejari Bintan

Ungkap Korupsi Insentif Nakes, Anggota DPRD Apresiasi Kinerja Kejari Bintan

METROBATAM.COM|BINTAN Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bintan, Tarmizi mengapresiasi Kinerja Kejari Bintan atas terungkapnya Penyelewengan Dana pencairan insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Sei Lekop dan Puskesmas Tambelan.

“Kita sangat mengapresiasi kinerja Kejaksaan. Kita mengharapkan Bintan ini bersih dari Korupsi. Kita ingin Bintan ini sejahtera dan tidak di Korupsi lagi oleh ASN ini,” tegas Tarmizi saat dihubungi media ini, Rabu(24/11) sore.

Tarmizi juga menduga bahwa praktek Penyelahgunaan Nakes ini tidak hanya terjadi di dua Puskesmas tersebut. Tetapi, juga Puskesmas dan Rumah Sakit Lain yang ada di Kabupaten Bintan

“Pasti kalau ditelusuri ada juga itu. Karena mengingat anggarannya besar di Dinas Kesehatan masalah Covid ini. Jadi mereka cari celah – celahlah untuk korupsi ini,” sebutnya.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, Tarmizi meminta Kejari Bintan segera mengungkap dan memproses mereka yang bertanggung jawab atas kerugian negara ini dengan hukum yang berlaku.

“Kita minta segara ditindak pelaku – pelakunya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Tarmizi juga meminta Kejari Bintan memeriksa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang ada di Bintan terkait dengan dugaan Kegiatan dan Rehab Kantor yang Fiktif.

“Contoh seperti Dana Pemeliharaan Kantor tiap Tahun diangkarkan terus. Tapi kita liat kantornya begitu – begitu saja. Bahkan ada yang rusak. Mungkin cuma distempel seolah – olah sudah beli barang di toko. Padahal tidak ada,” bebernya.

Termasuk kata, Tarmizi banyak di Bintan ini pelatihan Fiktif yang di buat seolah-olah ada Pelatihan. “Kita minta Kejari segera telusuri hal tersebut,” katanya.

Tarmizi juga meminta Kejari Bintan menyelidiki tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bintan yang dikelola oleh PT Bintan Inti Sukses (BIS). Karena banyaknya operasional yang tidak masuk diakal.

“Banyaknya sewa kios dan Aset Milik BUMD seperti Hotel Tanjungpinang notabenenya Milik BUMD masak disewakan Cuma 6 Juta per Bulan. Sampai saat belum ada lagi keuntungan yang perlihatkan oleh BUMD Bintan,” sambungnya.

(Budi)

Pos terkait