BUKITTINGGI, METROBATAM.COM — Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, memberikan apresiasi atas kegiatan pemusnahan barang bukti yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bukittinggi, Rabu, (08/10/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kejari Bukittinggi dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan instansi terkait, serta sejumlah tamu undangan.
Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil tindak pidana yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht) selama kurun waktu beberapa bulan terakhir. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi narkotika jenis sabu dan ganja, obat-obatan terlarang, senjata tajam, pakaian hasil tindak pidana pencurian, serta berbagai barang bukti lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bukittinggi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Kejaksaan Negeri dalam menegakkan hukum serta menjaga ketertiban di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi upaya Kejari Bukittinggi dalam memusnahkan barang bukti ini. Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan komitmen penegakan hukum, tetapi juga menjadi bentuk transparansi kepada masyarakat bahwa seluruh proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Ibnu Asis
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Jamaludin, menjelaskan bahwa kegiatan pemusnahan ini merupakan bagian dari tugas Kejaksaan dalam menegakkan hukum dan memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan.
“Barang bukti yang dimusnahkan hari ini merupakan hasil dari 43 perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Kami berharap langkah ini dapat memberikan efek preventif dan menumbuhkan kesadaran hukum di masyarakat,” kata Jamaludin
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan tertib, serta mendukung aparat penegak hukum dalam memberantas tindak kriminalitas, terutama peredaran narkoba.
Kegiatan pemusnahan barang bukti diakhiri dengan prosesi pembakaran dan penghancuran barang bukti oleh unsur Forkopimda yang hadir. Acara berlangsung dengan aman dan tertib, disertai komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan Bukittinggi yang bersih dari tindak kejahatan.
(Basa)














