BPS Karimun Canangkan Desa Cantik 2026, Tiga Desa Jadi Fokus Pembinaan

Tiga Desa Masuk Program "Desa Cantik" BPS Perkuat Data Hingga ke Akar Rumput

METROBATAM.COM, KARIMUN – Badan Pusat Statistik Kabupaten Karimun kembali mencanangkan program strategis Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) untuk tahun 2026. Tiga desa yang menjadi sasaran pembinaan tahun ini adalah Desa Selat Mendaun, Desa Parit, dan Desa Tulang.

Program Desa Cantik merupakan inisiatif nasional yang bertujuan memperkuat sistem statistik hingga ke tingkat desa, sekaligus menjadikan data sebagai dasar utama dalam perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan.

Kepala BPS Kabupaten Karimun, Lulus Haryono, menjelaskan bahwa program ini telah berjalan secara bertahap sejak tahun 2022.

“Program ini merupakan langkah strategis BPS dalam memperkuat sistem statistik nasional hingga ke level desa. BPS hadir sebagai pembina utama statistik daerah,” ujarnya. Selasa (14/4/2026).

Bacaan Lainnya

Sejak pertama kali diluncurkan, pembinaan telah dilakukan secara berkelanjutan, dimulai dari Kelurahan Tebing pada 2022, kemudian dilanjutkan ke sejumlah desa setiap tahunnya, termasuk Desa Pangke Barat dan Desa Telaga Tujuh pada 2025.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyatakan dukungan penuh terhadap program Desa Cantik. Ia menilai pemanfaatan teknologi informasi di era digital saat ini sangat penting, terutama dalam pengelolaan data statistik.

Dalam pelaksanaannya, BPS Karimun menggandeng berbagai instansi untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Kolaborasi dilakukan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kementerian Agama, hingga Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal dalam mendukung penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan Dinas Kominfo Statistik dan Persandian untuk mendorong digitalisasi desa, serta Dinas Koperasi, UMKM, dan Badan Amil Zakat Nasional.

Lulus mengajak seluruh perangkat desa dan agen statistik untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyatakan dukungan penuh terhadap program Desa Cantik. Ia menilai pemanfaatan teknologi informasi di era digital saat ini sangat penting, terutama dalam pengelolaan data statistik.

“Dengan data yang akurat, pembangunan akan lebih terarah dan efektif, terutama di tingkat desa,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan infrastruktur digital, termasuk pemanfaatan jaringan internet seperti Starlink, guna memperluas akses informasi di wilayah desa.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyatakan dukungan penuh terhadap program Desa Cantik. Ia menilai pemanfaatan teknologi informasi di era digital saat ini sangat penting, terutama dalam pengelolaan data statistik.

Menurutnya, data yang kuat akan mendukung berbagai program strategis, mulai dari pengembangan UMKM melalui sertifikasi halal, program one product one village, hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui program Desa Cantik, diharapkan tercipta tata kelola desa yang lebih tertib, terukur, dan berbasis data, serta mampu menjadi contoh bagi desa lain dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. (Af)

Pos terkait