Rocky Buka FTBI Karimun 2026, Sebanyak 101 Pelajar Ikuti Lima Cabang Lomba

Wabup Rocky Dorong Generasi Muda Cintai Bahasa dan Budaya Melayu

KARIMUN, METROBATAM.COM – Sebanyak 101 peserta didik dari 13 kecamatan di Kabupaten Karimun mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Karimun tahun 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, di SD Negeri 001 Kecamatan Karimun, Selasa (3/11/2026).

Festival ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan bahasa dan budaya Melayu di kalangan generasi muda melalui kegiatan pendidikan dan perlombaan.

Dalam sambutannya, Rocky menegaskan bahwa FTBI tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk mencari peserta terbaik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap identitas budaya daerah.

Menurutnya, pelestarian bahasa ibu perlu dilakukan secara berkelanjutan agar warisan budaya tetap dikenal, digunakan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Bacaan Lainnya

Rocky menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen mendukung kegiatan edukasi yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan, bakat, dan prestasi.

Dukungan tersebut tidak hanya diberikan melalui FTBI, tetapi juga kegiatan lain seperti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Ia berharap berbagai kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat kecintaan terhadap seni, budaya, dan bahasa daerah.

Lima Cabang Lomba Bahasa Melayu

FTBI Kabupaten Karimun tahun ini mempertandingkan lima cabang lomba yang berfokus pada kemampuan berbahasa dan seni budaya Melayu.

Kelima cabang tersebut meliputi membaca aksara Arab Melayu, menulis cerpen berbahasa Melayu, dendang syair Melayu, pidato berbahasa Melayu, serta mendongeng dalam bahasa Melayu.

Dari total 101 peserta, masing-masing cabang lomba diikuti dengan rincian sebagai berikut:

  • Membaca Aksara Arab Melayu: 20 peserta.
  • Menulis Cerpen Berbahasa Melayu: 18 peserta.
  • Dendang Syair Melayu: 21 peserta.
  • Pidato Berbahasa Melayu: 21 peserta.
  • Dongeng Bahasa Melayu: 21 peserta.

Seluruh rangkaian perlombaan dilaksanakan selama satu hari di SD Negeri 001 Kecamatan Karimun.

Peserta yang mengikuti festival tingkat kabupaten merupakan juara pertama dan kedua dari setiap cabang lomba pada seleksi tingkat kecamatan atau koordinator wilayah (Korwil) se-Kabupaten Karimun.

Melalui kompetisi tersebut, panitia akan memilih juara pertama dari masing-masing cabang lomba untuk mewakili Kabupaten Karimun pada ajang FTBI tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Pemerintah Kabupaten Karimun berharap kegiatan ini tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menjaga dan melestarikan bahasa Melayu sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.

Dengan keterlibatan pelajar sejak jenjang sekolah dasar, bahasa dan tradisi Melayu diharapkan tetap hidup serta memiliki tempat dalam kehidupan generasi mendatang. (*AF*)

Pos terkait