Bupati Karimun Sampaikan LKPJ 2025, Realisasi APBD Capai Lebih dari 94 Persen

Bupati Karimun Sampaikan LKPJ 2025, Realisasi APBD Capai Lebih dari 94 Persen

METROBATAM.COM, Karimun – Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, secara resmi menyampaikan pidato Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karimun, Selasa (31/3/2026).

Penyampaian LKPJ ini menjadi momen penting karena merupakan laporan kinerja tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karimun periode 2025–2029.

Dalam paparannya, Bupati membeberkan realisasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Untuk pendapatan daerah, target yang ditetapkan sebesar Rp1,32 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,26 triliun atau sekitar 95,19 persen.

Sementara itu, pada sisi belanja daerah, anggaran yang ditetapkan sebesar Rp1,38 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,30 triliun atau 94,11 persen. Tingginya capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan di tahun awal RPJMD.

Bacaan Lainnya

“Tahun 2025 merupakan fondasi awal RPJMD 2025–2029. Kami bersyukur kinerja keuangan dapat berjalan dengan baik meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi makro. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karimun pada 2025 tercatat sebesar 5,44 persen,” ujar Iskandarsyah.

Bupati Karimun Sampaikan LKPJ 2025, Realisasi APBD Capai Lebih dari 94 Persen

Ia mengakui, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 6,45 persen. Namun demikian, pertumbuhan ekonomi Karimun dinilai masih cukup kuat karena berada di atas rata-rata nasional yang tercatat sebesar 5,11 persen.

Bupati menegaskan bahwa penyampaian LKPJ ini merupakan bentuk pelaksanaan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus wujud transparansi pemerintah daerah kepada DPRD sebagai mitra pengawas.

Melalui laporan ini, diharapkan seluruh capaian kinerja, program, serta kegiatan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembangunan ke depan.

Pos terkait