BP Batam Perkuat Pengamanan Jembatan Barelang, Masyarakat Diajak Lindungi Aset Publik

METROBATAM.COM, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset dan fasilitas publik, khususnya Jembatan Barelang, yang selama ini menjadi ikon Kota Batam sekaligus infrastruktur strategis yang memiliki nilai penting bagi masyarakat dan sektor pariwisata.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan aksi vandalisme berupa pemotongan kabel lampu sorot di kawasan Jembatan Barelang. BP Batam menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan kejadian baru, melainkan telah terjadi pada 28 April 2026 dan telah ditangani oleh aparat berwenang.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa sesaat setelah kejadian, petugas bersama Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Dalam proses tersebut, dua orang yang diduga terlibat, masing-masing berinisial TS dan SH, berhasil diamankan sebelum kemudian diserahkan kepada Kepolisian Sektor Sagulung guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Bacaan Lainnya

“BP Batam mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki kepedulian dalam menjaga aset negara. Fasilitas publik yang telah dibangun merupakan milik bersama sehingga harus dirawat agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Ariastuty.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, kabel yang dipotong merupakan instalasi lampu sorot milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang membentang hingga bagian atas Jembatan Barelang.

Namun demikian, kabel tersebut hanya dipotong tanpa dibawa oleh pelaku. Dugaan sementara, pelaku mengira kabel tersebut mengandung tembaga yang memiliki nilai jual, padahal material di dalam kabel tersebut bukan berbahan tembaga.

Ariastuty menambahkan, meskipun instalasi tersebut merupakan aset Kementerian PU, BP Batam tetap berkomitmen memperkuat pengamanan di kawasan Barelang melalui Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan.

Berbagai langkah telah dilakukan, di antaranya meningkatkan intensitas patroli rutin, memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum, serta meningkatkan pengawasan terhadap berbagai fasilitas publik guna mencegah terulangnya aksi vandalisme.

Selain itu, BP Batam juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif menjaga fasilitas umum dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak aset negara.

Menurut Ariastuty, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta nyaman bagi seluruh pengguna fasilitas publik.

Sebagai bagian dari tindak lanjut atas kejadian tersebut, BP Batam juga telah menyampaikan laporan resmi kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) atau Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum.

Ariastuty menegaskan bahwa Jembatan Barelang bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, melainkan juga simbol kemajuan Kota Batam yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah serta menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kepulauan Riau.

“Jembatan Barelang bukan hanya sebuah infrastruktur, tetapi juga simbol kemajuan Batam dan kebanggaan seluruh masyarakat. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga dan melindungi aset ini agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat serta generasi yang akan datang,” tutup Ariastuty. (**)

Pos terkait