METROBATAM.COM, BATAM – Tim gabungan Polresta Barelang bersama Polsek Sagulung, Sat Polairud Polresta Barelang, Ditpolairud Polda Kepri, Basarnas Kota Batam dan unsur terkait bergerak cepat menangani laporan dugaan seorang perempuan yang melompat dari Jembatan 1 Barelang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam.
Korban berinisial NBB (19) akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah tim gabungan melakukan pencarian secara intensif di sekitar perairan Barelang. Peristiwa tersebut diketahui pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Menerima informasi mengenai dugaan korban terjun dari jembatan, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal sekaligus berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait.
Pencarian kemudian melibatkan personel Polsek Sagulung, Sat Polairud Polresta Barelang, Ditpolairud Polda Kepri, Tim Basarnas Kota Batam serta personel Pos Ditpam Jembatan 1 Barelang.
Korban Ditemukan di Pulau Teluk Arah
Dalam upaya pencarian, petugas bersama sejumlah nelayan menyisir perairan di sekitar Jembatan 1 Barelang menggunakan perahu. Setelah dilakukan pencarian secara intensif, korban akhirnya ditemukan di wilayah Pulau Teluk Arah, Kecamatan Sagulung.
Korban ditemukan dalam keadaan selamat dan selanjutnya dievakuasi menuju pesisir Jembatan 1 Barelang untuk mendapatkan pertolongan.
Sekitar pukul 08.30 WIB, korban berhasil dibawa ke daratan. Personel kepolisian kemudian membawa NBB ke RS Awal Bros Batu Aji untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Kasat Polairud Polresta Barelang, AKP Asril, mengatakan pencarian langsung dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai kejadian tersebut.
“Kami bersama personel Polsek Sagulung, unsur Ditpolairud Polda Kepri, Basarnas, serta masyarakat dan nelayan segera melakukan pencarian. Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Asril.
Polisi Masih Dalami Penyebab Kejadian
Selain melakukan pencarian dan evakuasi, polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui secara lebih jelas rangkaian kejadian.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh petugas, dugaan korban melompat dari Jembatan 1 Barelang berkaitan dengan pertengkaran yang sebelumnya terjadi antara korban dan salah seorang anggota keluarganya.
Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi serta penyebab sebenarnya dari peristiwa tersebut.
Dalam penanganan kejadian ini, keselamatan korban menjadi prioritas. Koordinasi antara kepolisian, Basarnas, unsur pengamanan jembatan, serta masyarakat dan nelayan turut mempercepat proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
Polresta Barelang juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya kondisi yang dapat membahayakan keselamatan seseorang. Respons cepat dari masyarakat dinilai penting agar petugas dapat segera memberikan pertolongan.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menghadapi keadaan darurat juga dapat memanfaatkan Layanan Polisi 110. Layanan tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan laporan maupun informasi mengenai kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian secara cepat. (polresta.barelang)














