NATUNA, METROBATAM.COM – Masyarakat Kabupaten Natuna bersiap menikmati pesta kuliner gratis dalam gelaran Kenduri Rakyat yang akan dipusatkan di Pantai Piwang, Sabtu (14/11/2026) mendatang.
Sebanyak 8.000 porsi makanan ditargetkan tersaji dalam kegiatan tersebut. Menariknya, ribuan porsi kuliner itu bukan disiapkan oleh perusahaan katering besar, melainkan melibatkan 73 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Natuna.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Natuna ke-27. Selain menghadirkan kebersamaan di tengah masyarakat, Kenduri Rakyat juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kuliner mereka kepada masyarakat luas.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menegaskan bahwa Kenduri Rakyat bukan sekadar kegiatan makan gratis, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.
“Kami ingin usaha rakyat maju. Sektor ini selalu kami jadikan nomor satu setelah program wajib pemerintah,” kata Cen Sui Lan, Jumat (6/11/2026).
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terus berkembang.
“Karena kami ingin semua senang, semua dapat manfaat dari kegiatan pemerintah,” tambahnya.
Menurutnya, keterlibatan langsung masyarakat dan pelaku usaha dalam kegiatan pemerintah merupakan wujud kebersamaan untuk membangun Kabupaten Natuna.
Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan menghindari penumpukan pengunjung, panitia menerapkan sistem pembagian kupon.
Masyarakat terlebih dahulu mengambil kupon yang disediakan panitia. Selanjutnya, kupon tersebut dapat ditukarkan langsung di stan UMKM peserta Kenduri Rakyat.
Kupon yang telah dikumpulkan oleh pelaku UMKM nantinya akan ditukarkan kembali kepada panitia.
Kepala Bapperida Natuna, Moestapa, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang kebersamaan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat maupun pelaku usaha.
Pemkab Natuna juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari stan UMKM, meja, lampu penerangan hingga satu unit tenda untuk dua pelaku UMKM.
Dari sisi keamanan pangan, seluruh peserta diwajibkan menjaga kebersihan dan higiene selama kegiatan berlangsung. Pelaku UMKM juga harus menggunakan celemek dan penutup kepala serta memastikan bahan makanan yang disajikan aman, segar, halal, dan layak dikonsumsi.
Pengunjung nantinya dapat menikmati beragam pilihan makanan yang terbagi dalam tiga kategori utama.
Pertama, kuliner nasional seperti bakso, soto, sate, mi ayam, nasi goreng, mi goreng, dan kwetiau.
Kedua, kuliner tradisional khas daerah, di antaranya mi saguk, kernas, lempah, ipok-ipok ubi, ipok-ipok ikan, serta roti gendong.
Ketiga, kuliner kekinian yang meliputi rice ball, dimsum, chikuro, ayam sempol, kebab, donat bomboloni, hingga risol mayo.
Setiap jenis kuliner ditargetkan menyediakan sekitar 100 porsi. Jumlah tersebut bahkan berpotensi bertambah melalui dukungan pesanan dari organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga vertikal, BUMN hingga pihak swasta.
“Perkiraan kami bisa mencapai 8.000-an porsi. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi semua pihak dan acaranya berjalan lancar,” ujar Moestapa.
Melalui Kenduri Rakyat, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap peringatan HUT ke-27 tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga mampu menghadirkan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Keterlibatan 73 UMKM lokal menjadi bagian penting dalam upaya memperluas promosi produk daerah sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Masyarakat pun diajak datang dan meramaikan Kenduri Rakyat di Pantai Piwang pada Sabtu, 14 November 2026.
Jangan lewatkan kesempatan menikmati ribuan porsi kuliner gratis, mengenal aneka makanan khas Natuna, sekaligus mendukung pelaku UMKM lokal.














