BUKITTINGGI, METROBATAM.COM — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bukittinggi, Jamaludin, SH., MH, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi beserta seluruh masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama dirinya menjalankan tugas di Kota Bukittinggi.
Jamaludin diketahui telah menjalankan tugas sebagai Kajari Kota Bukittinggi selama kurang lebih 2 tahun 4 bulan. Terhitung 19 September 2026, dirinya akan meninggalkan Kota Bukittinggi untuk melaksanakan tugas baru di Banda Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, Jamaludin menyampaikan apresiasi kepada Pemko Bukittinggi, jajaran Forkopimda, instansi terkait, insan pers, serta masyarakat yang selama ini telah mendukung pelaksanaan tugas Kejaksaan Negeri Bukittinggi.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh masyarakat yang selama ini telah membersamai serta mendukung kinerja kami selama bertugas di Bukittinggi,” ujar Jamaludin.
Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antara Kejaksaan dengan pemerintah daerah maupun masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga penegakan hukum sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Terkait pergantian posisi Kajari Bukittinggi, Jamaludin mengatakan hingga saat ini dirinya belum mengetahui secara pasti siapa yang akan menggantikan dirinya. Ia menyebutkan, terdapat kemungkinan untuk sementara waktu jabatan Kajari akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
“Untuk pengganti saya, sampai saat ini belum diketahui. Berkemungkinan nanti akan ada Plt,” katanya.
Ungkap Kasus Narkotika 150 Kilogram Ganja
Selama memimpin Kejaksaan Negeri Bukittinggi, salah satu catatan penting yang disampaikan Jamaludin adalah keberhasilan jajaran dalam mengungkap perkara di bidang narkotika dengan barang bukti mencapai 150 kilogram ganja.
Pengungkapan tersebut menjadi salah satu perkara besar dalam penanganan tindak pidana narkotika selama masa kepemimpinannya di Bukittinggi.
Jamaludin menegaskan bahwa upaya penegakan hukum, khususnya terhadap peredaran narkotika, membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
Ia berharap berbagai capaian dan program yang telah berjalan selama kepemimpinannya dapat terus dilanjutkan oleh pejabat Kajari berikutnya.
Berharap Estafet Kerja Sama Terus Berlanjut
Menjelang keberangkatannya ke tempat tugas yang baru, Jamaludin berharap hubungan baik antara Kejaksaan Negeri Bukittinggi dengan Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh elemen masyarakat tetap terjaga.
Ia juga berharap kepemimpinan Kajari yang baru nantinya dapat meneruskan estafet kerja sama dan sinergi yang telah terbangun selama ini, terutama dalam mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas Kota Bukittinggi.
“Kami berharap kepemimpinan yang baru nanti dapat meneruskan estafet kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kota Bukittinggi dan masyarakat untuk mendukung pembangunan Kota Bukittinggi,” harapnya.
Dengan berakhirnya masa tugas Jamaludin sebagai Kajari Kota Bukittinggi, berbagai pengalaman dan capaian selama kurang lebih dua tahun empat bulan tersebut menjadi bagian dari perjalanan penegakan hukum di Kota Bukittinggi.
Sementara itu, masyarakat kini menunggu penunjukan pejabat yang akan mengisi posisi Kajari Kota Bukittinggi selanjutnya, termasuk kemungkinan penunjukan pejabat Plt sebelum Kajari definitif ditetapkan.
(Basa)















