METROBATAM.COM, BATAM – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau (Kepri), Irjen Pol Suhendri, bertindak sebagai pembina upacara bendera mingguan di SMP Negeri 34 Batam, Kecamatan Nongsa, Senin (2/11/2026). Kehadiran jenderal bintang dua ini menjadi bagian dari realisasi program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) yang diusung Polda Kepri.
Program Polidik sendiri menginduk pada Quick Wins Kapolri Program Nomor 1 tentang Optimalisasi Ruang Publik Aman. Langkah ini dirancang sebagai bentuk komitmen Polri menghadirkan rasa aman di lingkungan sekolah, sekaligus membangun karakter dan menanamkan kedisiplinan generasi muda sejak dini.
Dalam amanatnya, Irjen Pol Suhendri mendorong para siswa untuk berani memasang target cita-cita yang tinggi dan membekali diri lewat kerja keras serta kebiasaan berpikir positif.
“Jangan mudah menyerah dalam mengejar cita-cita kalian. Setiap usaha dan kedisiplinan yang dibangun sejak dini akan menjadi bekal penting dalam menentukan masa depan,” tegas Kapolda Kepri di hadapan ratusan siswa dan tenaga pengajar.
Tak hanya menyampaikan pesan formal, Irjen Pol Suhendri turut membagikan rekam jejak perjalanan hidupnya hingga berhasil mengabdi sebagai anggota Polri. Ia menekankan bahwa, keberhasilan tidak pernah datang secara instan, melainkan buah dari perjuangan dan konsistensi belajar.
Selain itu, Kapolda mengingatkan pentingnya menjaga etika terhadap guru, menghindari perilaku membolos, serta membentengi diri dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang berpotensi merusak masa depan generasi penerus.
Kehadiran Kapolda Kepri di tengah-tengah civitas akademika SMPN 34 Batam mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Yeti, salah seorang guru, menilai momen tersebut efektif mengikis jarak antara aparat kepolisian dan lingkungan pelajar.
“Kami sangat bersyukur sekolah kami dikunjungi langsung oleh Bapak Kapolda. Harapannya, anak-anak semakin mengenal sosok Polri dan tidak canggung atau takut untuk berinteraksi dengan petugas,” ujar Yeti.
Senada dengan itu, Ketua OSIS SMPN 34 Batam, Arif Fernando, mengaku mendapatkan motivasi besar dari arahan yang disampaikan. Menurutnya, imbauan terkait bahaya narkoba dan pentingnya menaati hukum menjadi catatan penting bagi seluruh siswa.
“Pesan yang paling melekat bagi kami adalah larangan keras mencoba narkoba. Kunjungan ini membuat kami lebih memahami pentingnya menjaga diri dan mematuhi aturan,” kata Arif.
Melalui sinergi berkesinambungan lewat program Polidik, Polda Kepri berkomitmen untuk terus mendampingi lembaga pendidikan di Kepulauan Riau dalam mencetak SDM unggul, berkarakter, dan bebas narkoba. (Ilh4m)














