Siap-siap, Jokowi Isyaratkan Setuju “Pecat” Sejuta PNS

Metrobatam.com, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi merencanakan akan melakukan program rasionalisasi atau pengurangan 1 juta pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di kementerian dan lembaga.

Saat dikonfirmasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengetahui rencana pengurangan sejuta PNS tersebut, karena wacana tersebut bukan dicetuskan olehnya. “Memang itu rencana dan konsep dari Menpan-RB memang belum saya terima,” ujar Jokowi di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/6).

Bacaan Lainnya

Kendati demikian, Jokowi mengisyaratkan setuju dengan usulan Menpan-RB Yuddy Chrisnandi untuk mengurangi PNS yang tidak produktif tersebut. “Kita ingin belanja pegawai kita bisa lebih efisien. Oleh sebab itu, kita lakukan rasionalisasi secara alami,” katanya.

Sebelumnya, Menpan-RB Yuddy Chrisnandi mengatakan, sebagai program rasionalisasi, salah satu bentuk dari reformasi birokrasi di tubuh kementerian dan lembaga, dia merencanakan akan mengurangi PNS sebanyak 1 juta.

Yuddy menjelaskan, adanya pengurangan 1 juta PNS untuk menghemat pengeluaran anggaran sekaligus meningkatkan keterampilan para pegawai.

Ia mengungkapkan, saat ini jumlah PNS yang ada di Indonesia berkisar di angka 4,5 juta jiwa dan 500 ribu di antaranya sudah akan pensiun pada 2019. Jika dihitung menggunakan teknologi dan mengharapkan adanya sumber daya manusia yang unggul, sebenarnya Indonesia hanya membutuhkan 3,5 juta PNS.

Itu artinya jika menghitung angka rasionalisasi dan jumlah PNS yang akan pensiun, maka jumlah PNS yang akan tersisa hanya ada di angka 3 juta jiwa alias kurang 500 ribu yang merupakan target awal.

Oleh sebab itu, sisa 500 ribu tersebut akan dimasukkan melalui seleksi PNS yang terbagi dalam beberapa bagian, baik khusus maupun seleksi pada umumnya.(mb/okezone)

Pos terkait