Diduga Mabuk, 2 Pilot United Airlines Ditangkap Sebelum Terbangkan Pesawat

Metrobatam, Glasgow, – Dua pilot di wilayah Inggris diduga berada di bawah pengaruh alkohol saat keduanya bersiap untuk menerbangkan sebuah pesawat penumpang ke Amerika Serikat. Kedua pilot itu pun ditangkap.

Kedua pilot itu ditahan di Bandara Glasgow, Inggris sebelum menerbangkan pesawat United Airlines ke Newark di New Jersey, AS, Setelah penangkapan itu, pesawat milik maskapai AS yang mengangkut 141 penumpang tersebut, diterbangkan oleh pilot-pilot pengganti.

Bacaan Lainnya

“Dua pria berumur 35 tahun dan 45 tahun telah ditangkap dan saat ini dalam penahanan kepolisian terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Keselamatan Transportasi dan Kereta Api 2003, Pasal 93,” ujar juru bicara Kepolisian Scotlandia seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (29/8).

Pasal tersebut mengatur tentang “melakukan fungsi atau aktivitas pilot saat melebihi batasan alkohol yang ditentukan.”

Atas insiden yang terjadi pada Sabtu (27/8) waktu setempat itu, pihak maskapai United Airlines menyatakan bahwa keselamatan kru dan penumpang merupakan prioritas utama.

“Kami bekerja sama dengan otoritas dan juga akan melakukan penyelidikan kami sendiri. Keselamatan para pelanggan dan kru kami merupakan prioritas tertinggi kami,” tegas juru bicara United Airlines.

Penangkapan ini terjadi setelah dua pilot Kanada diadili atas dakwaan mabuk saat bersiap menerbangkan pesawat dari Glasgow menuju Toronto, Kanada bulan lalu. Kedua pilot tersebut, Jean-Francois Perreault (39) dan Imran Zafar Syed (37) ditangkap pada 18 Juli lalu saat akan menerbangkan pesawat Airbus A310 milik maskapai Kanada, Air Transat yang mengangkut 250 penumpang. (mb/detik)

Pos terkait