Ini Dua Instruksi Megawati untuk Kader PDIP

Metrobatam, Jakarta – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sejumlah instruksi kepada kader partainya. Dua di antaranya ditujukan kepada kader PDIP yang memegang amanah berupa jabatan politik dan pengurus partai baik pusat mau pun ranting.

Kepada kader PDIP yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat, Mega meminta mereka berhati-hati dalam mengambil keputusan politik. Hal itu disampaikan Mega dalam pidato politiknya di acara peringatan hari ulang tahun ke 44 PDIP.

Read More

Mega mengingatkan bahwa posisi kader PDIP di legislatif adalah jabatan politik. Kesalahan dalam mengambil keputusan politik tidak hanya berdampak bagi diri pribadi dan keluarga. Kesalahan tersebut akan berdampak pada kehidupan seluruh rakyat.

“Hati-hatilah dalam membuat keputusan-keputusan politik, baik itu berupa perkataan, tindakan, produk politik baik berupa kebijakan politik legislasi, maupun kebijakan politik anggaran,” kata Mega dalam pidato HUT ke 44 PDIP di JCC, Jakarta, Selasa (10/1).

Menurut Mega, kader PDIP yang duduk di legislatif mau pun eksekutif tak hanya dibutuhkan untuk mempertahankan kesatuan dan kebangsaan. Mereka dibutuhkan untuk mengambil kebijakan politik yang berpihak pada rakyat.

Kepada kader PDIP yang berada di luar eksekutif mau pun legislatif, Mega berpesan agar mereka menjadi ‘Banteng Sejati’. “Kepada kader Partai di seluruh Indonesia, saya instruksikan jadilah “Banteng Sejati” di dalam membela keberagaman dan kebhinnekaan. Berdirilah di garda terdepan, menjadi tameng yang kokoh untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Mega.

Dia meminta kader PDIP di daerah untuk tidak ragu dan takut untuk menjadikan kantor partai sebagai rumah bagi rakyat untuk menyampaikan aspirasi.

Penjaga Stabilitas
Dalam kesempatan itu Mega juga mengungkapkan, posisi partai sebagai penjaga stabilitas pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Mega menjamin partainya akan terus menyokong suksesnya pemerintahan Jokowi-JK.

“PDIP selalu ikut dan berdiri kokoh menjaga jalannnya pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres JK sebagai suatu pemerintahan yang terpilih secara konstitusional melalui pemilu,” ujar Mega.

Di hadapan Jokowi dan JK, yang hadir dalam perayaan HUT PDIP, Megawati menjamin kesiapan partainya tetap menjaga pemerintahan berjalan.

“Jadi kalau ada yang mau macam-macam, Bapak Presiden, Pak Wapres, panggil saja kita. Kalau ada yang mau macam-macam, anak buah saya sudah ada loh, Bapak,” tutur Mega disambut riuh tepuk tangan dan teriakan para pengurus dan kader PDIP.

“Anak-anak saya ini nakal, Bapak Presiden, tapi kalau untuk bangsa dan negara, jiwa mereka berikan. Siap?” seru Megawati mengulanginya 3 kali.

Apa tanggapan Jokowi? “Ya kan jelas ya. Bahwa Ibu Mega itu kan pejuang demokrasi. Artinya apa? Yang tidak demokratis, yang mengganggu, pasti beliau lawan. Itu prinsip, itu,” kata Jokowi

Saat ditanyai soal itu, Megawati berada di samping Jokowi. Ada pula Mensesneg Pratikno. Jokowi tampak senang ketika menjawab pertanyaan tersebut.

“Begitu juga yang ingin, yang ingin mengganggu Presiden. Karena presiden yang sekarang terpilih konstitusional. Pasti beliau akan turun dan tadi sudah sampaikan,” ujar Jokowi.

Tetapi dia tak ingin menjawab soal bentuk konkret bantuan yang ditawarkan oleh Mega. “Tanyakan ke Bu Mega, hehehe,” kata Jokowi.

Sementara itu Megawati hanya tersenyum. Dia lalu memberi kode ke Jokowi untuk menyudahi sesi wawancara dan mereka menuju ruang makan siang yang telah disiapkan.(mb/detik)

Related posts