Metrobatam, Jakarta – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang menumpang speedboat yang sempat terdampar di perairan Sebatik-Tarakan, Kalimantan Utara.
Speedboat itu sempat terombang-ambing saat dihantam hujan badai yang mengakibatkan arus kencang, Kamis 17 Agustus 2017. Saat itu, rombongan Kemendes PDTT baru saju mengikuti upacara bendera di daerah perbatasan, Sebatik. Dalam acara itu, hadiri pula Menteri Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo.
Kasubbag Humas Bakamla Kapten (Mar) Mardiono mengatakan, rombongan berhasil diselamatkan berkat kerja keras seluruh petugas dan dibantu dengan dua Perwira Tinggi (Pati), yaitu Direktur Operasi Laut (Diropsla) Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo dan Kepala Biro Umum (Karoum) Bakamla RI Laksma TNI Suradi Agung Slamet.
“Setelah terombang-ambing selama 8 jam di laut, akhirnya speedboat nahas yang mengangkut 12 personel Kemendes RI dapat terselamatkan dengan melakukan berbagai upaya untuk melakukan pencarian dan penyelamatan, di perairan Pulau Bunyu, Kalimantan Utara,” papar Mardiono kepada Okezone, Sabtu (19/8).
Mardiono merincikan kronologi penyelamatan itu. Pada pukul 01.00 Wita, Kapal Republik Indonesia (KRI Kerapu melaksanakan komunikasi situasi dan kondisi korban. Pukul 01.30 Wita, tiba di lokasi dekat kejadian dan memperhatikan situasi bahaya Navigasi di perairan sekitar.
Kemudian pukul 01.45 Wita, proses penjemputan korban dengan menggunakan sekoci KRI. Selanjutnya pukul 02.20 Wita, kepada korban dilakukan proses embarkasi menuju KRI menggunakan sekoci.
Lalu pukul 02.48 Wita, proses embarkasi barang Kemendes ke KRI Kerapu. Beruntung, kondisi penumpang jumlah 12 orang itu dalam kondisi sehat.
“Setelah istirahat beberapa saat di Mako Lantamal Xlll Tarakan, setelah yakin hilang trauma dan tidak lelah lagi, seluruh penumpang speedboat nahas tersebut diantar ke Bandara Juwata, Tarakan, menggunakan bus Lantamal Xlll tarakan menuju Jakarta,” jelas Mardiono.
Berikut identitas ke-12 penumpang speedboat itu: Febi, Nugroho, Adji, Dwi, Nita, Staf rocan 2, orang, Adrian Tuswandi, Ferdaus, Refdi Iwan, Vina, Syansul, dan Boby.(mb/okezone)














