Terekam CCTV Masjid, Pelaku Curanmor dengan Mudah Bawa Kabur Sepeda Motor

Metrobatam.com, Bukittinggi – Kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) mulai kembali marak terjadi di Kota Bukittinggi, Sumatra Barat. Kali ini pelaku beraksi saat korbannya sedang melaksanakan shalat Isya berjamaah di dalam masjid.

Aksi curanmor di halaman masjid Muslimin Pintu Kabun, kelurahan Puhun Tembok, kecamatan Mandiangin Koto Selayan, kota Bukittinggi, Sumatra Barat yang terjadi tanggal 9 Oktober 2019 lalu terekam kamera CCTV.

Bacaan Lainnya

Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku yang memakai baju kaus putih masuk ke halaman masjid melalui gerbang, langsung menuju tempat parkir sepeda motor.

Saat itu jamaah masjid sedang melaksanakan shalat isya berjamaah sekitar pukul 19.52 WIB.

Pelaku kemudian mengambil sepeda motor Honda Supra-X 125 warna Hitam BA 6051 LH dengan cara mendorongnya ke luar halaman masjid.

Almon, garin masjid Muslimin Pintu Kabun menyebutkan, pencurian diketahui saat pemilik sepeda motor Irwan Efendi (57) selesai shalat Isya kaget ketika tidak menemukan sepeda motor nya di tempat parkir.

Korban mencoba mencari di sekitar masjid namun tak kunjung menemukan sepeda motornya.

Korban langsung melapor ke pengurus masjid dan memeriksa rekaman kamera CCTV.

Kepada pengurus masjid korban mengaku terburu-buru masuk masjid sehingga tidak sempat mengunci kemudi ketika memarkirkan sepeda motor nya di tempat parkir.

“Orang sedang shalat Isya maling motor itu datang dari luar, masuk dari gerbang langsung menuju parkir. Saat itu di tempat parkir ini ada beberapa motor tapi dia langsung mengambil motor yang disini,” kata Almon pada Metrobatam.com Jumat siang.

Menurut Almon, begitu melihat motor targetnya, pelaku langsung menaiki motor lalu mendorong keluar. Pengurus masjid ini menduga ada teman pelaku menunggu di pinggir jalan di luar kawasan masjid.

Kasus pencurian yang dialami korban ini telah dilaporkan oleh korban ke Polsek kota Bukittinggi. Dari rekaman kamera CCTV pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang, diduga remaja berusia antara 20 hingga 25 tahun.

Korban berharap kasus pencurian ini segera terungkap dan sepeda motor dapat kembali kepadanya, pasalnya sepeda motor yang hilang merupakan satu-satunya kendaraan milik korban yang biasa digunakan untuk ke masjid dan berjualan di pasar.

Sementara, hingga Jumat malam pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini. Pelaku yang telah diketahui ciri-cirinya kini dalam pengejaran polisi.

(WhU/Pangeran)

Pos terkait