Sebanyak 1.469 Rumah di Medan Terendam Banjir

Metrobatam, Jakarta – Hujan deras yang terjadi sejak Selasa (28/1) hingga Rabu (29/1) menyebabkan 1.469 rumah di Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan terendam banjir. Sebagian warga memilih mengungsi ke tempat pengungsian yang telah disediakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

“1.469 rumah terendam yang terdiri dari 1.789 Kepala Keluarga (KK) atau 3.500 jiwa di Kecamatan Medan Labuhan,” kata Sekretaris BPBD/Manager Pusdalops-PB Kota Medan, Nurly, Rabu (29/1).

Bacaan Lainnya

Dia menyebutkan banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi dan kurang berfungsinya drainase di beberapa lingkungan di Jalan Rawe I Lingkungan VI dan VII, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan. Air hujan menggenangi permukiman warga hingga setinggi 50 sampai 80 cm.

“Lingkungan yang terdampak banjir ini, masing-masing di Lingkungan II ada 100 rumah yang terdiri dari 200 KK dan 600 jiwa. Selanjutnya di Lingkungan III banjir merendam 200 rumah yang terdiri dari 200 KK dan 450 jiwa,” jelasnya.

Kemudian di Lingkungan V, rumah yang terendam banjir sebanyak 200 unit yang terdiri dari 200 KK dan 400 jiwa. Sedangkan di Lingkungan X rumah yang terendam sebanyak 169 unit terdiri dari 169 KK dan 350 jiwa.

Begitu juga di Lingkungan XI banjir merendam 100 rumah yang terdiri dari 120 KK dan 250 jiwa. Di Lingkungan XII rumah yang terendam sebanyak 200 terdiri dari 200 KK dan 400 jiwa. Sementara di Lingkungan XX, rumah yang terendam banjir sebanyak 500 unit yang terdiri dari 500 KK dan 1.500 jiwa.

Nurly melanjutkan, situasi saat ini, sebagian warga masih ada yang bertahan di rumah masing-masing dan sebagian mengungsi di Masjid Al-Muchlisin dan Masjid Al-Faisal.

BPBD telah menempatkan personel TRC-PB di lokasi untuk melaksanakan pemantauan dan pendataan serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan dan lingkungan setempat.

“Sejumlah peralatan juga sudah dipersiapkan apabila diperlukan dan pemasangan tenda pengungsi,” kata dia. (mb/cnn indonesia)

Pos terkait