Vaksin Virus Corona dari Tembakau Siap Diujicoba pada Manusia

Metrobatam.com, (MB) – Salah satu perusahaan rokok terbesar di dunia British American Tobacco (BAT) mengatakan bahwa pihaknya telah siap untuk menguji vaksin virus corona atau COVID-19 menggunakan protein dari daun tembakau pada manusia. 

Dikutip dari Deccan Herald, Senin 18 Mei 2020, penelitian itu dilakukan setelah adanya percobaan tes pra-klinis dari vaksin tersebut menunjukkan respons kekebalan yang positif, kata pembuat rokok Lucky Strike yang berbasis di London. Tes uji coba tahap 1 atau pengujian pada manusia akan segera dilakukan begitu mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk vaksin.

Read More

BAT memang telah menyatakan keseriusannya sejak bulan April untuk membuat vaksin. Mereka mengatakan sedang mengembangkan vaksin COVID-19 dari daun tembakau, dan dapat menghasilkan 1 juta hingga 3 juta dosis per minggu jika mendapat dukungan dari lembaga pemerintah dan produsen yang tepat.

Memang sejak virus itu muncul peneliti  dari seluruh dunia telah berusaha untuk bisa membuat vaksin, dengan lebih dari 100 kandidat dalam pengembangan di AS, Eropa, China dan daerah lain. Para ahli telah menyampaikan bahwa vaksin COVID-19 dapat memakan waktu 12-18 bulan untuk berkembang.

Anak perusahaan BAT, Kentucky BioProcessing, menggunakan tanaman tembakau dalam membuat vaksin eksperimental, yang berasal dari urutan genetik Sars-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID. Menurut BAT, metode ini menghasilkan vaksin lebih cepat daripada pendekatan konvensional, mengurangi waktu yang dibutuhkan dari beberapa bulan menjadi sekitar enam minggu.

BAT mengatakan telah mengajukan permohonan obat baru pra-investigasi ke FDA. Pengajuannya itu pun telah mendapatkan respons yang cukup positif. BAT mengatakan bahwa pihaknya juga sedang berbicara dengan lembaga pemerintah lainnya di seluruh dunia tentang vaksin tersebut. Perusahaan berharap dapat melakukan uji klinis yang akan dimulai pada awal Juni.

Membuat vaksin COVID-19 dengan menggunakan tanaman tembakau sangat kontras dengan efek produk terkait lainnya terhadap kesehatan. Tembakau sendiri telah membunuh lebih dari 8 juta orang setiap tahun, kebanyakan dari mereka merupakan pengguna aktif rokok.

(viva)

Related posts