Pembeli dan Pedagang di Pasa Ateh Bukittinggi Diminta Terapkan Protokol Kesehatan

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina didampingi Wali Kota Bukittinggi meninjau Pasar Atas Bukittinggi, Sabtu (27/6/2020) ANTARA/HO

Metrobatam.com, Bukittinggi – Para pembeli dan pedagang di Pasa Ateh Bukittinggi yang merupakan salah satu pusat grosir terbesar di Sumatera Barat diingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan agar aman dari penyebaran COVID-19.

“Para pedagang dan pembeli harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak satu meter, menggunakan masker serta face shield,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat mengunjungi Pasar Atas, Sabtu.

Read More

Ia mengatakan penerapan protokol kesehatan itu akan memberikan rasa nyaman kepada pengunjung yang datang berkunjung untuk berbelanja ke pasar yang baru saja selesai dibangun kembali setelah kebakaran hebat 2017.

“Pasa Ateh ini merupakan kebanggaan masyarakat Minangkabau khususnya bagi warga Bukittingi yang selalu ramai dikunjungi masyarakat. Pasar ini juga pusat grosir terbesar di Sumatera, tentu aktivitas jual beli akan sangat luar biasa. Jadi harus aman COVID-19,” katanya. Seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina mengatakan Pasa Ateh Bukittinggi memiliki disain modern untuk menarik pengunjung untuk datang ke daerah itu.

Selain ramah lingkungan, pembangunan pasar ini sengaja didisain secara modern untuk dijadikan ikon wisata yang bisa terhubung dengan Jam Gadang.

“Selain belanja, mereka yang datang ke Pasa Ateh juga bisa berwisata menikmati keindahan Jam Gadang,” katanya.

Ia menambahkan salah satu yang harus diantisipasi dalam kehidupan normal baru adalah pusat-pusat keramaian seperti pasar. Pedagang dan pengunjung wajib mengikuti aturan protokol kesehatan COVID-19.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan Pasa Ateh akan dibuka kembali Minggu (28/6). Geliat ekonomi akan kembali terasa di salah satu pasar ikonik di Sumbar itu. (vb)

Related posts