Guru dan Siswa akan Diberikan Subsidi Kuota Internet

Metrobatam.com, Bukittinggi – Covid-19 (coronavirus disease 2019) adalah jenis penyakit baru yang disebabkan oleh virus dari golongan coronavirus, yaitu SARS-CoV-2 yang juga sering disebut virus Corona, pertama penyakit ini terjadi di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019.

Setelah itu, Covid-19 menular dengan sangat cepat dan menyebar ke puluhan negara, termasuk Indonesia, hanya dalam beberapa bulan, pandemi ini menjadi kejadian luar biasa di abad ini karena bukan hanya di indonesia tapi hampir seluruh negara di dunia terkena dampak bahkan di semua sektor baik itu ekonomi, politik dan tidak dipungkiri sektor pendidikan.

Di dalam masa covid-19 ini yang menjadi masalah Pada sektor pendidikan, bagi guru dan orang tua siswa di kota Bukittinggi mengenai daring dan luring, di mana orang tua dituntut menjadi guru di rumah serta mengawasi tugas tugas sekolah yang diberikan guru dari sekolah.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala dinas pendidikan kota Bukittinggi, Melvi Ibra saat ditemui awak media di kantor nya. Jumat (25/9/2020).

Bacaan Lainnya

“Untuk diketahui oleh masyarakat dan orang tua siswa berdasarkan Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020. Rencananya, dari total Rp 7,2 triliun akan diberikan subsidi kuota internet selama empat bulan, terhitung dari bulan September sampai dengan Desember 2020,” ujarnya.

“Siswa akan mendapat 35 GB/bulan, guru akan mendapat 42 GB/bulan, mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan,” jelasnya Melvi

Harapannya, kebijakan ini dapat membantu perekenomian para penerima tunjangan di masa krisis seperti saat ini.

“Dan sebagai pelaksanaannya, masing-masing sekolah akan mengentry data siswa untuk didaftarkan sebagai penerima manfaat dan membatu pembelajaran daring,” pungkasnya. (Basa)

Pos terkait