Bersama Wabup Natuna, Cen Sui Lan dan Ditjen SDA Kementerian PUPR Serta Pejabat BWS IV Kepri Tinjau Aliran Sungai Pasca Banjir

Metrobatam.com Natuna – Anggota DPR Republik Indonesia Cen Sui Lan tiba di kabupaten Natuna Kepulauan Riau Kepri, untuk memantau perkembangan musibah banjir yang melanda Natuna. Kedatangan Cen Sui Lan disambut Sekda Natuna Boy Wijanarko, Wakil Ketua 1 DPRD Natuna Daeng Ganda, serta FKPD di Bandara Raden sadjad,Ranai, Sabtu 17 Desember, 2022 pagi.

Kedatangan politisi Partai Golkar ke Natuna tidak sendirian. Dalam kunjungan tersebut ia turut membawa sejumlah pejabat pemerintah pusat yang memiliki kepentingan dalam hal penanganan banjir.

Dalam pertemuan di kantor bupati Natuna, Cen Sui Lan mendengarkan presentasi tentang perkembangan kondisi banjir yang menyebabkan ribuan warga Natuna terdampak, akibat banjir. Sebelumnya Cen Sui Lan secara resmi juga telah meminta Menteri Sosial mensos Tri Rismaharini untuk segera merespon bencana banjir di kabupaten Natuna.

Bacaan Lainnya

Usai menggelar pertemuan di kantor bupati Natuna, Cen Sui Lan didampingi direktur operasional dan pemeliharaan Ditjen SDA kementerian PU PR bersama wakil bupati Natuna Rodhial Huda serta Sekretaris Daerah Provinsi Kepri dan rombongan dari Kementerian PUPR memantau kondisi terkini daerah aliran sungai di Ranai darat, aliran sungai di pantai piwang Natuna.

“Teknisnya kita serahkan kepada BWS untuk menindaklanjuti, saat ini BWS sudah menempatkan alat beratnya dan sudah ada orang yang akan mengerjakan. Ke Depan kita harapkan Apa yang dibutuhkan dapat kita penuhi, seperti revitalisasi sungai-sungai untuk mencegah agar kedepannya tidak terjadi banjir lagi,” ucap Cen Sui Lan.

Adenan Rasyid Ditjen SDA Kementerian PUPR mengatakan, kita harus memastikan bahwa konektivitas harus berjalan, dalam hal ini alur sungai mengalir airnya.

“Alat kita sudah bekerja untuk membersihkan sampah-sampah, adanya penyempitan arus sungai, maka tadi sudah kita sampaikan ke Pemda mari bekerja sama dengan baik supaya hal- hal yang dapat memperkecil arus sungai tidak terjadi lagi ,” jelasnya. (Rd)

Pos terkait