METROBATAM.COM|BATANG HARI – Bupati Batang Hari M.Fadhil Arief SE Sabtu (20/06/2026) Pukul 13.00 Wib hadiri Tablig Akbar Ustad Prof. H. Abdul Somad Batubara, LC., D.E.S.A., Ph.D. dengan tema *“Perkuat Rasa Kebersamaan Dalam Membangun Generasi Masa Depan”,Bertempat di Lapangan desa Terusan kecamatan Maro Sebo Ilir kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi.
Kegiatan di hadiri oleh Sekretaris Daerah Mula P. Rambe, S.Sos., M.H., Anggota DPRD Batang hari H. Bustomi, M.Pd.,Kepal OPD,Ketua Lembaga Adat Datuk H. Camat, Lurah Terusan, Kepala Desa Terusan Dato’ Ikna beserta jajaran, para kepala desa se Kecamatan Maro Sebo Ilir, serta tokoh agama, tokoh adat, dan Masyarakat .
Sebagai pembuka pembuka kata sambutan Ketua panitia Tablig Akbar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya dan seluruh panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh Majelis Maju Bersama yang telah meluangkan waktu, pikiran dan tenaga sehingga acara ini dapat berjalan sesuai harapan. Terima kasih juga kepada seluruh jamaah yang telah hadir, serta kami memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan,” ujarnya.
Bupati Batang Hari M.Fadhil Arief SE dalam sambutannya mengingatkan agar para orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak, khususnya remaja perempuan, agar tidak terjerumus ke dalam perilaku yang merugikan masa depan.
“Tolong jaga anak-anak kita, terutama dari narkoba dan judi online. Untuk anak perempuan, perhatikan masa remajanya, ingatkan mereka ketika pulang sekolah, dengan siapa bergaul, dan pastikan tetap menjaga ibadah seperti salat dan mengaji,” pesan Fadhil.
Selain itu Bupati juga mengingatkan para pengurus pondok pesantren agar terus membina para santri dengan baik sehingga mampu menjadi generasi yang berakhlak mulia.Tutup Nya.
Sampailah akhirnya dengan acara yang di tunggu – tunggu yaitu mendengar kan siraman rohani dari UAS.
Ustaz Abdul Somad dalam tausiyahnya mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan sebagai modal utama dalam membangun generasi masa depan.
UAS menegaskan terdapat tiga hal yang menyatukan seluruh umat manusia.
“Pertama, kita semua berasal dari Adam dan diciptakan dari tanah. Kedua, kita semua akan meninggal dan kembali ke tanah. Ketiga, kita semua akan masuk ke dalam liang lahat. Karena itu, mari kita jaga kebersamaan dan saling mengingatkan dalam kebaikan,” ujarnya
UAS juga menegaskan bahwa amar makruf nahi mungkar merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, ulama dapat menjalankan amar makruf melalui ilmu dan ceramahnya, sementara pejabat melalui kebijakan dan kewenangan yang dimiliki.
“Ulama beramar ma’ruf dengan kitabnya, khutbahnya dan ceramahnya. Pejabat beramar ma’ruf dengan tanda tangannya, menutup kemaksiatan melalui kebijakan. Polisi dengan ketegasannya, dan setiap orang dengan keahlian yang dimilikinya,” tegas UAS.Tutup UAS.
(Mb/Aspin)













