Radar 400 KM dan Kapal 30 GT, Bupati Cen: Nelayan Natuna Harus Aman dan Mampu Bersaing

NATUNA, METROBATAM.COM – Upaya mewujudkan nelayan yang hebat, selamat dan sejahtera di perbatasan utara Indonesia terus diperkuat. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Penagi menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Kabupaten Natuna 2026 di Aula BMKG Natuna, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Wujudkan Nelayan Hebat, Selamat dan Sejahtera” ini dibuka langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan. Turut hadir Sekda Natuna Boy Wijanarko, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta 35 peserta yang terdiri dari nelayan dan penyuluh perikanan dari empat kelurahan dan tiga desa di Natuna.

Dari Tradisi Ukur Air ke Teknologi Modern
Dalam sambutannya, Bupati Cen Sui Lan menekankan pentingnya transformasi cara melaut bagi nelayan Natuna. Jika dulu nelayan mengandalkan cara manual dan tradisional dengan mengukur air laut, kini semua informasi cuaca sudah bisa diakses secara akurat melalui teknologi BMKG.

“Zaman dulu melaut dengan mengukur air secara manual dan tradisional. Sekarang sudah ada teknologinya di BMKG, tinggal bapak-bapak terima saja informasinya dari BMKG,” ujar Bupati Cen di hadapan peserta.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, keselamatan nelayan adalah harga mati. Pemerintah Kabupaten Natuna bersama BMKG memiliki komitmen tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam mitigasi risiko cuaca ekstrem di Laut Natuna Utara.

Kabar Gembira: Radar S-Band 400 KM dan Bantuan Kapal 30 GT

Bupati perempuan pertama di Natuna itu juga membawa dua kabar gembira untuk nelayan.

Pertama, tahun ini Natuna resmi memiliki radar canggih S-Band dengan jangkauan hingga 400 kilometer. Radar ini akan menjadi mata baru yang sangat vital untuk memantau cuaca, membantu keselamatan pelayaran dan aktivitas melaut nelayan.

“Alhamdulillah tahun ini kita ada dapat radar lagi yaitu radar S-Band yang jangkauannya sampai 400 kilometer. Ini akan sangat membantu nelayan dan pelayaran,” ungkapnya.

Kedua, terkait peningkatan daya saing, Cen Sui Lan memastikan Natuna masuk dalam program bantuan kapal besi berukuran 30 GT dari pemerintah pusat. Program ini diprioritaskan untuk daerah yang memiliki kampung nelayan, dan Natuna termasuk di dalamnya.

“Di program ini kita masuk karena kita memiliki kampung nelayan. Itu harus kita jemput untuk kemajuan nelayan kita,” tegasnya.

Melihat antusiasme peserta yang didominasi nelayan muda, Bupati Cen mengaku optimis masa depan perikanan Natuna akan semakin maju. Ia pun menutup sambutannya dengan dua bait pantun yang disambut tepuk tangan meriah, sebelum melakukan pemukulan gong sebagai tanda resmi dibukanya SLCN 2026.

Boedi Arifin

Pos terkait