oleh

China Bangun Taman Bermain Bertema Islam dan Komunisme

Metrobatam.com, Beijing – Pemerintah China dikabarkan sedang membangun sebuah taman bermain dengan konsep yang menggabungkan Islam dengan komunisme. Proyek ambisius bernilai miliaran dolar dengan nama World Muslim City itu merupakan proyek Tiongkok untuk menarik pasar dari negara-negara Muslim.

Laporan yang dilansir dari Russia Today, Sabtu, (14/5) menyebutkan pembangunan proyek ini telah dimulai sejak tahun lalu di Kota Yinchuan, di Provinsi Ningxia, China. Proyek ini menghabiskan dana hampir sebesar USD4 miliar atau sekira Rp53 triliun dan diperkirakan membutuhkan waktu delapan tahun hingga selesai dibangun.

Provinsi Ningxia yang menjadi lokasi dibangunnya “World Muslim City” ini merupakan rumah bagi warga Muslim Hui China yang berbahasa Mandarin. Warga Hui berasal dari etnis mayoritas Han sehingga dianggap lebih terintegrasi dengan China dibandingkan warga Muslim Uighur yang sering mendapat diskriminasi.

Selain pembangunan taman bermain itu, China juga mengeluarkan biaya besar untuk membangun terminal baru di Bandara Internasional Yinchuan Hedong. Terminal ini nantinya akan melayani penerbangan langsung dari Amman, Yordania dan Kuala Lumpur, Malaysia yang merupakan dua negara mayoritas Muslim.

Meski telah mengeluarkan banyak biaya, sejauh ini taman bermain tersebut tidak banyak mendapat perhatian dari dunia Arab.
“Sejauh ini, pengunjung dari Arab merespons objek wisata terbesar dan termahal di wilayah itu dengan antusiasme yang tidak begitu besar,” tulis Jurnalis dari Foreign Policy, Kyle Haddad-Fonda.

Meskipun berulang kali membantah memberikan tekanan dan diskriminasi, perlakuan Beijing terhadap Muslim Uighur yang telah menyedot perhatian dunia diduga menjadi penyebab reaksi yang minim dari negara-negara Arab. Tidak adanya roller coaster dan wahana lainnya di taman bermain ini juga mungkin menjadi salah satu penyebabnya.(mb/okezone)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed