Ansar Ahmad Calon Kuat Wagub Riau

Foto : Ansar Ahmad, Ketua DPD Partai Golkar Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Ketika konstalasi dan isu politik di Kepulauan Riau sibuk membahas nama-nama calon wakil gubernur yang akan mendampingi Nurdin Basirun paska wafatnya GUbernur Kepri, H.Muhammad Sani, ternyata di Provinsi Riau juga isu Cawagub juga menjadi pembicaraan hangat. Menariknya, calon kuat yang didengung-dengungkan akan menduduki kursi Riau 2 tersebut adalah Ansar Ahmad, mantan Bupati Bintan, yang gagal menang dalam Pilkada gubernur akhir tahun lalu.

Ansar memiliki kans yang besar menjadi wagub Riau karena telah mendapat mandat dan restu dari DPP Partai Golkar dan sejumlah partai pendukung lainnya. Selain itu, Ansar juga miliki jam terbang yang lebih dibanding calon lainnya yang mengemuka.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau, Taba Iskandar membenarkan kabar yang menyebutkan Ansar Ahmad adalah calon kuat yang diusung maju sebagai Wakil Gubernur Provinsi Riau.

“Ya, memang benar Pak Ansar di pilih oleh DPP untuk maju sebagai Cawagub Riau, itu semua adalah hak preogratif dari partai Golkar selaku partai yang dominan mengusung Gubernur dan Wakil Gubenur Riau,”ucap Taba di Ruang kerjanya, Senin(20/6).

Taba menjelaskan bahwa Ansar Ahmad yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Golkar Provinsi Kepri merupakan tokoh yang tepat untuk menjadi orang nomor dua di Provinsi Riau.

“Pak Ansar adalah salah satu yang diusungkan oleh partai golkar menjadi Wakil Gubernur Riau dengan berbagai pertimbangan karena beliau merupakan orang birokrat yang paham tentang pemerintahan,”katanya.

Meski ada pihak-pihak yang menentang, namun Taba tidak mempermasalahkan tentang adanya polemik yang menentang pencalonan Ansar Ahmad sebagai Wagub Riau. “Namanya politik ada pro dan kontra, sekarang kan partai pengusung maunya itu,”ucapnya.

Sementara itu, Ansar Ahmad ketika dihubungi beberapa waktu lalu mengaku tengah berada di Jakarta. Ketika ditanya seputar masalah ini, Ansar tidak mau berkomentar banyak, namun dia mengaku lagi mempersiapkan beberapa hal terkait pecalonan tersebut di DPP Partai Golkar. (Budi Arifin)

Pos terkait