oleh

China Gelar Latihan dengan Peluru Tajam di Laut China Selatan

Metrobatam, Beijing – Penjaga pantai China meluncurkan latihan menembak dengan peluru tajam di Teluk Tonkin, Laut China Selatan, Senin (22/8).

Latihan tersebut terjadi di tengah ketegangan yang terus meningkat dengan negara-negara lainnya di sekitar Laut China Selatan (LCS), seperti dilaporkan Associated Press.

Badan Keselamatan Laut mengatakan, kapal dan perahu dilarang ke wilayah yang menjadi titik latihan sejak Senin hingga Rabu (24/8).

Area latihan militer terbaru China itu berlangsung di perairan LCS antara perairan Provinsi Hainan, China selatan, dan pantai utara Vietnam.

Angkatan Laut dan Angkatan Udara China telah mengadakan serangkaian latihan di perairan sekitarnya sejak hakim Mahkamah Arbitrase Internasional (PCA) di Den Haag, Belanda, mengeluarkan putusannya Juli lalu.

Putusan PCA membatalkan klaim China atas hampir seluruh LCS. China marah dan menolak putusan itu dengan mengatakan akan mulai melakukan patroli udara di LCA.

Selain itu, Beijing juga memperluas landasan pacu, pelabuhan, dan infrastruktur lainnya di pulau-pulau buatan China, terutama di gugus kepulauan Spratly yang dipersengketakan.

Hari Minggu (21/8), China mengatakan pesawat dan kapal lautnya melakukan latihan perang di Laut Jepang pekan lalu.
Armada yang dikerahkan semuanya generasi terbaru. Beijing tidak mengungkapkan apa tujuan latihan militer t erbarunya atau mengapa memilih berlatih di Laut Jepang.

Namun, China telah semakin agresif dalam klaimnya terhadap gugus pulau tak berpenghuni yang dikendalikan Jepang.

Misalnya, baru-baru ini Beijing mengirim lebih dari selusin kapal penjaga pantai ke daerah yang dipersengketakan sementara kapal-kapal nelayan China menyerbu perairan sekitarnya.(mb/kompas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed