BRK Syariah Dorong UMKM Batam Naik Kelas, Pembiayaan Tembus Rp1,1 Miliar

BRK Syariah Dorong UMKM Batam Naik Kelas, Salurkan Bantuan Pendidikan Rp1,4 Miliar

METROBATAM.COM, BATAM – Bank Riau Kepri (BRK) Syariah terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Batam untuk meningkatkan kapasitas bisnis agar mampu berkembang secara berkelanjutan dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Upaya tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, dalam Workshop UMKM bagi Nasabah Subsidi Margin Kota Batam yang digelar di Nagoya Hill Hotel, Selasa (20/10/2026).

Helwin mengatakan, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan menyediakan akses pembiayaan. Pelaku usaha juga perlu memiliki kemampuan mengelola bisnis secara profesional, menjaga kualitas produk, serta memperkuat strategi pemasaran agar mampu meningkatkan daya saing.

Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Selain menjadi sumber pendapatan bagi pelaku usaha dan keluarganya, sektor ini turut membuka lapangan kerja, menghidupkan perdagangan, dan menjaga aktivitas ekonomi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah. UMKM bukan hanya menjadi sumber penghasilan bagi para pelaku usaha dan keluarganya, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan, menggerakkan perdagangan, serta menjaga aktivitas ekonomi di Kota Batam,” ujar Helwin.

Pembiayaan Harus Diikuti Penguatan Kapasitas Usaha

Helwin menilai Batam memiliki peluang besar untuk mengembangkan sektor UMKM. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan kesiapan pelaku usaha menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tata kelola bisnis, pengembangan produk, hingga perluasan pemasaran.

Karena itu, dukungan kepada UMKM perlu dilakukan secara berkesinambungan. Tidak hanya membantu pelaku usaha memperoleh modal, tetapi juga mendorong mereka meningkatkan keterampilan dan memperkuat fondasi bisnis agar dapat tumbuh serta naik kelas.

Sebagai lembaga keuangan yang menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah, BRK Syariah mendukung pengembangan UMKM melalui layanan perbankan dan pembiayaan. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui program subsidi margin Pemerintah Kota Batam yang mulai berjalan pada Juni 2026.

Helwin menyampaikan bahwa realisasi penyaluran pembiayaan melalui program tersebut telah mencapai lebih dari Rp1,1 miliar. Ia berharap penyaluran pembiayaan dapat terus meningkat hingga akhir tahun sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Melalui program subsidi margin tersebut, pelaku UMKM diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperkuat permodalan, meningkatkan kapasitas produksi, mengembangkan produk, serta memperluas jangkauan pemasaran.

BRK Syariah juga berharap produk-produk lokal Batam semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Untuk mencapai tujuan tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha dinilai penting agar dukungan pembiayaan dapat memberikan dampak nyata terhadap perkembangan bisnis.

Dampak yang diharapkan tidak hanya berupa peningkatan produktivitas dan pendapatan usaha, tetapi juga bertambahnya pelanggan, terbukanya kesempatan kerja, serta meningkatnya ketahanan ekonomi keluarga.

Salurkan Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Rehabilitasi Sekolah

Selain mendukung pengembangan UMKM, BRK Syariah turut menyalurkan bantuan melalui program kemitraan kepada Dinas Pendidikan Kota Batam untuk mendukung rehabilitasi dan revitalisasi sarana pendidikan.

Bantuan senilai Rp1,4 miliar tersebut dialokasikan untuk rehabilitasi dan revitalisasi 20 Sekolah Dasar Negeri (SDN) serta tiga Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Batam.

Dukungan ini menjadi bagian dari kemitraan BRK Syariah dengan Pemerintah Kota Batam dalam mendorong pembangunan daerah, baik melalui penguatan sektor usaha maupun peningkatan kualitas sarana pendidikan.

Di akhir sambutannya, Helwin mengingatkan para pelaku UMKM agar membangun bisnis dengan pengelolaan keuangan yang baik, menjaga kepercayaan, dan menerapkan kedisiplinan dalam menjalankan usaha.

Menurutnya, ketiga hal tersebut menjadi landasan penting bagi pelaku UMKM untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis sekaligus mempersiapkan pengembangan usaha pada masa mendatang.

“UMKM yang kuat lahir dari pengelolaan keuangan yang disiplin, menjaga kepercayaan, dan disiplin membangun masa depan,” tegas Helwin. (**)

EDITOR : ANDY

Pos terkait