Jika PDIP Dukung Ahok, Nusron Sebut 3 Partai Rela Tak Jadi Partai Pengusung

Metrobatam, Jakarta – Ketua tim pemenangan Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017, Nusron Wahid, menyebut ketiga partai yang kini sudah menyatakan siap menjadi pengusung Ahok rela melepas status tersebut.

Ia menyebut kerelaan itu akan dilakukan jika nantinya PDI Perjuangan menyatakan mendukung Ahok dan ingin menjadi partai pengusung tunggal. “Kami tergantung Pak Ahok. Kalau Pak Ahok rela, kami rela,” kata Nusron di Balai Kota, Rabu (14/9).

Bacaan Lainnya

Sampai sejauh ini, sudah ada tiga partai politik yang menyatakan bersedia menjadi pengusung Ahok. Ketiganya adalah Partai Hanura, Partai Golkar, dan Partai Nasdem. Untuk posisi ketua tim pemenangan ditempati Nusron yang berasal dari Golkar.

Nusron mengaku belum tahu apakah nantinya struktur tim pemenangan akan tetap seperti saat ini saat nantinya PDIP menyatakan ikut mendukung Ahok.

“Ya dibahas nanti saja. Intinya kami ini bareng-bareng ingin Pak Ahok bisa jadi gubernur lagi. Kalau PDIP tanya PDIP, kalau soal Golkar baru tanya sama saya,” ujar Nusron.

Jumlah kursi partai koalisi pendukung Ahok di DPRD DKI adalah 24 kursi. Sementara itu, PDIP memiliki 28 kursi. Adapun jumlah minimal kursi di DPRD DKI yang harus dipenuhi parpol atau gabungan parpol adalah 22 kursi.(mb/kompas)

Pos terkait