DPRD Kota Batam: Hormati Hak Tradisional Dalam Membangun Pulau-pulau

Ketua DPRD Batam Nuryanto (foto: Tribunnews)

Metrobatam.com, Batam – DPRD Kota Batam Kepulauan Riau mengingatkan pemerintah kota untuk menghormati hak tradisional sesuai dengan prinsip Negara Kesatuan RI dalam membangun pulau-pulau penyangga.

“Dalam membangun pesisir dan hinterland agar dilakukan dengan tetap mengakui persatuan masyarakat, hukum adat dan hak tradisional sesuai prinsip NKRI,” kata Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto di Batam, Senin.

Read More

DPRD mendukung upaya pemerintah dalam membangun pulau-pulau penyangga demi pemerataan pembangunan di kota industri.

Apalagi pemerintah berupaya untuk memasukkan investasi di pulau penyangga, seperti pemusatan wilayah pertanian di pulau dan investasi lainnya.

Namun ia mengingatkan, bila investasi membutuhkan peralihan peruntukan lahan, maka harus memenuhi seluruh aturan yang berlaku.

“Perubahan peruntukan lahan dibutuhkan daerah demi investasi, dalam pelaksanaannya tidak bertentangan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah, menghormati warga lokal dan tradisional di wilayah itu,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Batam merancang pengembangan usaha pertanian di beberapa pulau untuk memenuhi kebutuhan pangan warga yang hingga kini masih bergantung pada kiriman daerah lain.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi  mengatakan selain lahan untuk bercocok tanam, pemerintah juga menyiapkan dermaga, pelabuhan dan kebutuhan transportasi untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan ke pulau utama.

Terdapat empat pulau yang bisa dikembangkan untuk pertanian yaitu Pulau Subang Mas, Air Raja, Cemara, dan Pulau Kinon.

Pemerintah mempertimbangkan jenis tanah yang dianggap cocok untuk bertani dan kesiapan air bersih di pulau masing-masing sebelum ditetapkan sebagai pusat pertanian Batam.

Bila sudah ditetapkan, pemerintah akan memberikan pelatihan kepada warga sekitar yang berminat bercocok tanam, mengenai hal teknis bertani dan non teknis seperti pengelolaan dana.

Rencananya, di pulau itu akan ditanam komoditas sayur-mayur seperti bawang merah, cabai, bayam, sawi, kacang panjang, pare, kangkung dan terong.

 

(Mb/Antara)

Related posts