Polisi Gerebeg 141 Orang Peserta Pesta Gay, Biaya Masuk Peserta Rp 185 Ribu

Metrobatam, Jakarta – Polisi menggrebek pesta gay di Kelapa Gading Jakarta Utara dan mengamankan 141 peserta pesta itu. Setiap peserta ternyata dikenai biaya masuk pesta gay sebesar Rp 185 ribu.

“Para tamu masuk ke event tersebut dengan membayar Rp 185 ribu dan bebas menggunakan fasilitas,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Nasriadi dalam keterangannya, Senin (22/5).

Bacaan Lainnya

Nasriadi memimpin langsung operasi penggerebekan yang dilakukan pada Minggu (21/5) malam ini. Adapun fasilitas yang di dalam lokasi tersebut antara lain alat fitnes, fasilias show striptis dan tempat kegiatan seksual menyimpang sesama jenis. “Kedok tempat itu sebagai tempat fitnes,” ujar Nasriadi.

Lokasi kejadian berada di Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 Kelapa Gading Rt 15 / Rw 03 Kelapa Gading Barat. Polisi melakukan penggerebekan pada pukul 19.30 WIB Minggu malam saat diadakan pesta gay dengan nama ‘The Wild One’.

Penggerebekan digelar di PT Atlantis Jaya di Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 Kelapa Gading, RT 15/RW 03, Kelapa Gading Barat pada Minggu (21/5) pukul 19.30 WIB.

Pemilik ruko usaha yakni CDK (40), dan pegawai di klub tersebut kini sedang diinterogasi. Para pegawai yang tertangkap di antaranya N (27), DPP (27) dan RA (28). Ketiganya masing-masing berprofesi sebagai resepsionis dan sekuriti.

Kami masih mendalami dan memeriksa pelaku satu per satu, ini membutuhkan waktu,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Senin (22/5).

Selain pemilik usaha, polisi menangkap penari striptis dan gigolo. Mereka adalah SA (29), BY (20), R (30), TT (28), AS (41), dan SH (25). Para pengunjung pesta pun masih menjalani pemeriksaan.

Polisi menggerebek pesta yang diduga khusus kaum gay, karena dianggap melanggar Undang-undang Nomor 4 Tahun 2008 tentang pornografi. Operasi ini digelar oleh Polres Jakarta Utara yang dipimpin Kasat Reskrim Ajun Komisaris Besar Polisi Nasriadi.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya adalah materi iklan acara The Wild One dan handphone yang digunakan untuk menyiarkannya. Selain itu barang bukti berupa kondom, tiket, rekaman CCTV, fotokopi izin usaha, uang tip striptis, dan kasur.(mb/detik)

Pos terkait